ZONAUTARA.com – Harga tanah di Jakarta sudah tergolong tinggi, bahkan sulit dijangkau oleh banyak warga. Selama ini, Menteng di Jakarta Pusat dikenal sebagai kawasan elit dengan harga tanah mahal dan merupakan tempat tinggal banyak duta besar. Namun, ternyata Menteng bukanlah kawasan dengan harga tanah termahal di Jakarta.
Associate Director Research & Consultancy Department PT Leads Property Services Indonesia, Martin Hutapea, menyatakan bahwa harga tanah di wilayah Sudirman lebih tinggi dibandingkan Menteng. “Menteng karena masih dekat kawasan bisnis mencapai Rp 70-100 juta per meter persegi,” ungkap Martin dalam Media Briefing Leads Property, Minggu (24/6/2026).
Martin menambahkan, harga tanah di sekitar wilayah Pondok Indah masih lebih rendah dibandingkan Menteng, yakni sekitar Rp 40-60 juta per meter persegi.
Menurut Martin, nilai tanah di sekitar kawasan Central Business District (CBD) di Sudirman tergolong paling mahal di Jakarta, mencapai rentang Rp 180 juta hingga Rp 200 juta per meter persegi. Even lebih tinggi di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), dengan harga tanah bisa mencapai Rp 200-300 juta per meter persegi.
“Paling mahal ya di SCBD nilainya sekitar Rp 200-300 juta per meter persegi. Itu nilai, ya, artinya perkiraan, setelah transaksi bisa berubah,” jelas Martin. Artinya, seiring waktu, nilai tanah ini dapat berubah tergantung pada transaksi yang terjadi di lapangan.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

