Spons Cuci Piring Jadi Sarang Bakteri Setara Tinja

Spons cuci piring bisa menjadi tempat berkembang biak bakteri berbahaya, seperti Pseudomonas aeruginosa.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Tirto.id

ZONAUTARA.com – Spons cuci piring, meski tampak sepele, ternyata bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri berbahaya. Diteliti oleh Lingchong You dan kolega dari Universitas Duke pada tahun 2022, struktur berpori pada spons dinyatakan lebih efektif untuk menumbuhkan komunitas mikroba dibandingkan dengan cawan petri laboratorium.

Penelitian menunjukkan bahwa loyang spons yang memiliki banyak pori dan rongga kecil menyerupai apartemen mikroba. Dalam konteks dapur, setiap kali piring dicuci, sisa makanan seperti protein, karbohidrat, dan lemak tersangkut pada serat spons, menjadi sumber nutrisi bagi bakteri.

Bakteri yang ditemukan di spons termasuk Pseudomonas aeruginosa, bakteri yang dapat berbahaya bagi individu tertentu. Riset lain dari Journal of Environmental Biology (2014) menjelaskan bahwa bakteri ini mampu mengurai hingga 96 persen konsentrasi deterjen sintetik dalam dua hari, mempercepat perkembangbiakannya.

Temuan oleh Dr. Markus Egert dari Furtwangen University pada Juli 2017 mengungkapkan, dari ekstraksi DNA spons bekas yang dikumpulkan dari rumah tangga, ditemukan sebanyak 362 jenis bakteri. Kondisi lembap dan hangat mendukung komunitas bakteri yang bervariasi bahkan lebih besar dibanding area lainnya di rumah.

Ironisnya, spons cuci piring yang diharapkan bisa membasmi kuman justru menjadi sarang patogen, yang menempatkannya sebagai salah satu benda terkotor di rumah.




Diolah dari laporan Tirto.id.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com