ZONAUTARA.com – Juru Bicara PDIP, Guntur Romli, menanggapi pernyataan Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus, yang menyebutkan bahwa Joko Widodo (Jokowi) tidak pernah memberikan dukungan terbuka kepada PSI saat masih menjabat sebagai presiden. Guntur mempertanyakan klaim tersebut dengan menyebutkan pemasangan jutaan baliho PSI yang lebih banyak daripada jumlah pemilih PSI.
“Bagaimana PSI menyebarkan dan memasang jutaan baliho-baliho ke seluruh Indonesia, yang lebih banyak dari pemilih PSI dengan slogan ‘PSI Partai Jokowi’ dengan foto Kaesang dan Jokowi,” kata Gunrom saat dihubungi, Jumat (29/5).
Guntur Romli menilai baliho tersebut merupakan salah satu cara PSI untuk membangun citra partai yang dipimpin oleh anak Jokowi. Ia juga menyebutkan bahwa upaya tersebut gagal meski Jokowi berusaha meloloskan PSI melalui pengaruhnya.
Gunrom juga menyatakan ketidaksetujuannya dengan pandangan yang menyebutkan Jokowi sebagai negarawan dengan menyebutkan “Jokowi negawaran limited edition – limited integritas, limited kejujuran, limited etika, limited akal sehat, tapi unlimited kebohongan dan pengkhianatan konstitusi.”
Sebelumnya, Bestari Barus menjelaskan bahwa ketidakjelasan dukungan Jokowi kepada PSI saat menjabat ditujukan untuk menjaga stabilitas politik, sehingga efek coattail jatuh kepada PDIP sebagai partai lama Jokowi. Namun, menurut Bestari, saat ini situasinya sudah berubah dan Jokowi telah menunjukkan dukungan untuk PSI.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

