Partai Janata Kecoa Gelar Aksi Turun ke Jalan di India

Generasi Z India bentuk Partai Janata Kecoa respon pengangguran dan isu pendidikan. Gelar aksi di New Delhi.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNBC Indonesia – News

ZONAUTARA.com – Di tengah ketidakpuasan generasi muda terhadap pemerintah India, Partai Janata Kecoa (Cockroach Janata Party/CJP) menggelar aksi turun ke jalan pada Sabtu (6/6/2026). Ini merupakan demonstrasi pertama yang digelar oleh partai yang lahir dari dunia maya dan dengan cepat memperoleh jutaan pengikut.

CJP didirikan oleh Abhijeet Dipke, seorang pemuda berusia 30 tahun yang memimpin langsung aksi ini di New Delhi, menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan India, Dharmendra Pradhan. Sebelum kembali ke India untuk memimpin protes ini, Dipke telah tinggal di Amerika Serikat selama dua tahun, dan menyatakan kekhawatiran atas kemungkinan penangkapan setelah aksinya.

Sejak peluncurannya pada pertengahan Mei lalu, CJP telah berkembang pesat dan menjadi salah satu oposisi daring terbesar terhadap pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi dalam beberapa tahun terakhir. Gerakan ini menarik perhatian kalangan muda yang merasa frustrasi dengan tingginya angka pengangguran dan kasus kebocoran soal ujian yang dinilai mengancam masa depan pelajar dan pencari kerja India.

Fenomena Partai Janata Kecoa mencerminkan keresahan mendalam di kalangan generasi muda negeri ini. India, sebagai negara dengan populasi terbesar dunia, memiliki hampir 400 juta penduduk berusia antara 15 hingga 29 tahun. Meskipun ekonomi negara ini mencatat pertumbuhan yang kuat, penciptaan lapangan kerja di sektor non-pertanian masih menjadi tantangan besar.

Data terbaru menunjukkan tingkat pengangguran pemuda di wilayah perkotaan mencapai hampir 14% pada April 2026. Kondisi ini membuat isu pekerjaan dan pendidikan menjadi fokus utama bagi generasi muda India, yang berhasil memanfaatkan media sosial untuk mengekspresikan kekecewaan mereka, mengubahnya menjadi gerakan politik dan melakukan aksi di jalanan ibu kota.




Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com