ZONAUTARA.com – Wabah ulat bulu berbahaya kini meluas di seluruh wilayah Berlin, Ibu Kota Jerman, mengganggu aktivitas warga dan memaksa penutupan fasilitas umum. Jenis ulat yang menyerang adalah ulat prosesi ek, yang dikenal memiliki bulu menyengat dan sangat beracun. Pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan di seluruh Berlin dan Potsdam, menutup area terinfeksi serta fasilitas olahraga dan jalur pejalan kaki.
Wilayah yang paling terdampak adalah Charlottenburg-Wilmersdorf, Treptow-Köpenick, Steglitz-Zehlendorf, dan Spandau. Menurut laporan yang ada, daerah-daerah ini memiliki banyak pohon ek yang menjadi habitat ulat tersebut.
Ulat prosesi ek, atau Thaumetopoea processionea, memiliki ratusan ribu bulu beracun yang dapat terbawa angin hingga 200 meter. Paparannya dapat menyebabkan ruam kulit, iritasi mata, gangguan pernapasan, bahkan syok anafilaksis pada kasus parah. Meskipun hama ini telah lama ada di Berlin, lonjakan jumlah pohon yang terinfeksi memperburuk situasi tahun ini.
Kritik muncul terkait koordinasi antar instansi pemerintah yang dinilai buruk. Hama ini belum dikategorikan sebagai masalah kesehatan masyarakat, sehingga langkah penanganannya terbatas. Warga yang frustrasi telah meluncurkan petisi online untuk mendesak tindakan pemerintah.
Para ahli memperkirakan situasi dapat memburuk akibat cuaca panas dan kering yang mendukung penyebaran ulat. Selain Jerman, ulat ini juga telah menyebar ke berbagai negara di Eropa, termasuk Belanda, Prancis, dan Inggris.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

