ZONAUTARA.com – Kiprah perempuan Indonesia dalam sektor strategis semakin terlihat, salah satunya dalam menciptakan arah pembangunan nasional dan mengawal isu-isu berdampak jangka panjang. Mirah M Fahmid, Anggota DPD RI dari Nusa Tenggara Barat (NTB), adalah salah satu tokoh perempuan yang berkontribusi dalam transisi energi menuju target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.
“Jadi Indonesia saat ini, as we all know ya. Kita itu ada target menuju net zero emission di 2060 atau lebih cepat dari itu. Jadi banyak sekali hal-hal yang harus dipersiapkan. Masa transisi itu adalah masa-masa yang paling menentukan. Apakah kita akan sukses mencapai titik Net Zero Emission nanti di 2060 atau tidak,” ujar Mirah M Fahmid dalam program Sekar Agni Negeri oleh detikcom, Kamis (4/6/2026).
Menurut Mirah, periode transisi tersebut merupakan fase krusial yang harus disiapkan dengan matang. Ia menegaskan bahwa seluruh pemangku kepentingan harus mulai melakukan berbagai persiapan agar target tersebut dapat tercapai. Selain sektor energi, isu ini juga menyentuh aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. “Nah masa krusial inilah yang harus dipersiapkan secara berkesinambungan di seluruh sektor,” katanya.
Dengan latar belakang sebagai peneliti di Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Mirah aktif dalam penyusunan kebijakan berbasis data dan riset. Sebagai anggota Komite II DPD RI yang membidangi sumber daya alam dan energi, ia turut mengawal kebijakan strategis untuk pembangunan daerah dan transisi energi.
Selain itu, Mirah menekankan pentingnya transisi energi berkeadilan, dengan perhatian pada dampak ekonomi, kesiapan tenaga kerja, dan kesempatan lapangan kerja baru. Ia mendorong pemerintah daerah di NTB untuk menyusun peta jalan pengembangan green jobs bagi generasi muda, agar mereka bisa berkontribusi dalam industri energi terbarukan. “Kalau kita terlena dengan yang kayak, ‘eh masih 30 tahun nih, masih 40 tahun’, that’s very wrong statement. Karena kita harus mempersiapkan diri untuk jalan cepat,” tegasnya.
Kisah Mirah menjadi bagian dari program Sekar Agni Negeri oleh detikcom, yang mengangkat cerita perempuan inspiratif di berbagai bidang. Program ini hadir lewat wawancara di detikPagi dan detikSore, dapat disaksikan live streaming atau platform digital detikcom.
Diolah dari laporan Detik.

