ZONAUTARA.com – Gempa bumi dengan magnitudo 4,1 mengguncang kawasan Nias Barat, Sumatera Utara, pada Rabu (10/6/2026) pukul 20.08 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tersebut merupakan dampak aktivitas megathrust.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I, Hendro Nugroho, menjelaskan bahwa gempa tersebut tergolong sebagai gempa bumi dangkal. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Megathrust,” katanya.
Menurut BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 1,03° LU dan 96,54° BT, sejauh 58 km barat Nias Barat, dengan kedalaman 4 km. Laporan dari masyarakat menyebutkan gempa ini dirasakan di daerah Nias Barat dengan skala intensitas II-III MMI, yang artinya getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seolah ada truk yang berlalu.
Hasil monitoring BMKG menunjukkan belum ada kejadian gempa bumi susulan dan belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat gempa ini. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Sejauh ini, pihak BMKG terus melakukan pemantauan dan mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bahaya gempa bumi di wilayah tersebut.
Diolah dari laporan Detik.

