ZONAUTARA.com – Selama bulan Muharram 2026, umat Islam dianjurkan meningkatkan ibadah dengan melaksanakan puasa sunah seperti puasa Asyura, Tasua, dan Ayyamul Bidh. Penetapan jadwal puasa ini berdasarkan kalender Hijriah dari Kementerian Agama RI dan organisasi Muhammadiyah.
Bulan Muharram yang merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah dikenal dengan keutamaannya. Hal ini ditegaskan dalam QS. At-Taubah ayat 36 yang menyebutkan tentang empat bulan haram yang harus dimuliakan. Rasulullah SAW dalam sebuah hadis riwayat Muslim menyatakan, “Puasa paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, bulan Muharram.”
Puasa Tasua jatuh pada 9 Muharram, atau tepatnya tanggal 24 Juni 2026. Sementara itu, puasa Asyura pada 10 Muharram, yaitu 25 Juni 2026. Umat Islam juga memiliki opsi untuk melaksanakan puasa sunah Ayyamul Bidh pada tanggal 28 hingga 30 Juni 2026 yang bertepatan dengan 13–15 Muharram sesuai kalender Hijriah.
Niat puasa sunah Tasua, Asyura, dan Ayyamul Bidh dapat dibaca malam hari atau sebelum terbit matahari. Untuk puasa Tasua, niatnya adalah, نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوعَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى (Nawaitu shauma Tâsû’â-a lilâhi ta’âlâ), yang berarti “Saya niat puasa Tasu’a karena Allah Ta’ala.” Puasa Asyura, niatnya adalah, نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى (Nawaitu shauma Âsyûrâ-a lilâhi ta’âlâ), yang berarti “Saya niat puasa Asyura karena Allah Ta’ala.”
Untuk puasa Ayyamul Bidh, niatnya dibaca dengan keyakinan penuh karena dilaksanakan pada pertengahan bulan, menambahkan makna spiritual dalam melaksanakan ibadah di bulan Muharram yang dimuliakan.
Diolah dari laporan Tirto.id.

