ZONAUTARA.com – Penonton televisi nasional di Indonesia yang ingin menyaksikan Piala Dunia 2026 melalui layanan live streaming TVRI akan mengalami kekecewaan. Meskipun TVRI memegang hak siar resmi untuk turnamen tersebut, tayangan hanya tersedia melalui saluran televisi free to air (FTA) dan bukan untuk layanan over the top (OTT), sehingga live streaming tidak mencakup pertandingan ini.
TVRI mengantongi hak siar Piala Dunia 2026 untuk kategori FTA yang berarti masyarakat Indonesia bisa menonton pertandingan secara gratis, asalkan menggunakan TV digital atau analog. Namun, untuk layanan live streaming, TVRI hanya bekerjasama dengan dua mitra platform OTT: FolaPlay dan MAXStream TV.
Penggemar sepak bola yang tak memiliki akses ke televisi tetap bisa menikmati siaran melalui FolaPlay dan MAXStream TV. Kedua platform tersebut menawarkan langganan berbayar sebagai satu-satunya opsi legal untuk live streaming turnamen di perangkat mobile maupun desktop.
FolaPlay menyediakan dua paket, yakni Paket Bola Gembira 7 Hari seharga Rp25.000 dan Paket Bola Gembira Full seharga Rp85.000 untuk 104 pertandingan. Sementara MAXStream TV menawarkan paket dengan harga yang sama, tetapi memiliki ketergantungan pada nomor Telkomsel untuk aksesibilitasnya.
Selain dari kedua platform tersebut, masyarakat masih bisa menyaksikan pertandingan dengan antena digital atau televisi analog yang bisa menangkap sinyal TVRI Nasional dan TVRI Sport HD. Aturan mengenai hak siar Piala Dunia yang ditetapkan oleh FIFA mengharuskan pembatasan siaran live streaming lintas batas geografis, dalam upaya mencegah pelanggaran hak siar internasional.
Diolah dari laporan Tirto.id.

