ZONAUTARA.com – Gereja tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga ruang memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama. Pesan inilah yang mengemuka saat Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Ingrid Kalangit, menghadiri Ibadah Minggu di GMIST Jemaat Eklesia Tampungan, Kelurahan Tarorane, Kecamatan Siau Timur, Minggu (22/2).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyalurkan bantuan dari Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, kepada jemaat dan masyarakat setempat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan warga sekaligus mendukung pelayanan gereja yang selama ini turut berperan dalam kehidupan sosial masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan komunitas, termasuk gereja sebagai mitra strategis dalam membangun karakter, menjaga kerukunan, dan memperkuat semangat gotong royong.
Menurutnya, tantangan pembangunan di wilayah kepulauan seperti Sitaro membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar setiap program pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.
“Kebersamaan dan kepedulian sosial merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada. Ketika masyarakat saling mendukung dan menjaga persatuan, pembangunan akan lebih mudah diwujudkan,” kata Kalangit.
Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat melalui kegiatan keagamaan juga menjadi sarana untuk mendengar langsung berbagai aspirasi warga. Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap dapat memahami kebutuhan masyarakat secara lebih dekat dan memastikan program-program yang dijalankan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Pimpinan Jemaat GMIST Eklesia Tampungan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah. Mereka berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut, terutama dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pelayanan sosial di lingkungan jemaat.
Bagi masyarakat Tampungan, bantuan yang disalurkan bukan hanya memiliki nilai material, tetapi juga menjadi simbol kehadiran pemerintah yang berupaya menjangkau kebutuhan warga hingga ke tingkat komunitas. Hal ini dinilai penting dalam memperkuat kepercayaan publik sekaligus memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat kepulauan.

