ZONAUTARA.com – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Anwar Iskandar, memberikan pandangannya mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh pemerintah. Menurutnya, program ini dinilai sangat mulia dari perspektif agama. Namun, ia juga mencatat masih ada sejumlah masalah dalam pelaksanaan di lapangan.
Anwar Iskandar mengungkapkan bahwa berbagai keluhan yang muncul dalam pelaksanaan program MBG kerap kali disebabkan oleh adanya praktik penyimpangan yang dilakukan oleh oknum tertentu. Meskipun demikian, ia mengapresiasi langkah pemerintah yang telah melakukan tindakan penindakan terhadap pelanggaran-pelanggaran tersebut.
Program MBG ini, lanjut Anwar, memberikan manfaat yang signifikan tidak hanya bagi siswa dan santri, tetapi juga bagi dunia usaha. Menurutnya, keberadaan dapur MBG telah menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar serta memberikan kesempatan bagi usaha mikro dan petani, mulai dari produsen tempe, tahu, peternak ayam, hingga nelayan dan petani sayur.
Anwar menolak adanya wacana penghentian program MBG. Menurutnya, kekurangan yang ada seharusnya diperbaiki dan bukan dijadikan alasan untuk menghentikan program yang sudah berjalan ini.
Komitmen MUI dalam mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat menunjukkan bagaimana organisasi tersebut berperan aktif dalam keberlanjutan program-program sosial yang berdampak luas.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

