ZONAUTARA.com – Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta akan segera dikelilingi oleh dua proyek jalan tol baru, yaitu Tol Jogja-Solo dan Tol Jogja-Bawen. Berdasarkan informasi dari Instagram Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum per 22 Mei 2026, Tol Jogja-Solo yang dikelola oleh PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) sedang dalam tahap konstruksi, terutama pada ruas Kartasura-Klaten dan Klaten-Prambanan yang hampir selesai.
Pembangunan jalan tol ini bertujuan mendukung mobilitas masyarakat dan mempercepat distribusi logistik. Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas menuju Bandara Internasional Yogyakarta (NYIA), serta menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan pengembangan kawasan strategis di sepanjang koridor jalan tol. Konektivitas yang lebih terintegrasi antara wilayah Solo, Yogyakarta, dan Kulon Progo akan tercipta melalui Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo.
Berikut rincian progres konstruksi Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo tahap I: Paket 1.1 (Ruas Kartasura-Klaten) telah beroperasi, Paket 1.2A (Ruas Klaten-Prambanan) juga telah beroperasi, Paket 1.2B (Ruas Prambanan-Purwomartani) mencapai 95,28%, Paket 2.1A (Ruas Purwomartani-Maguwo) mencapai 39,52%, dan Paket 2.1B (Ruas JC Slemen-Trihanggo) mencapai 80,74%.
Selain itu, Tol Jogja-Bawen yang dikelola oleh PT Jasamarga Jogja Bawen juga menunjukkan kemajuan. Panjang tol ini adalah 75,12 Km dan saat ini telah mencapai 72,66% untuk pengadaan tanah. Rinciannya adalah Seksi 1 Yogyakarta-Banyurejo sepanjang 8,80 Km mencapai 98,93%, Seksi 2 Banyurejo-Borobudur sepanjang 15,20 Km mencapai 93,6%, Seksi 3 Borobudur-Magelang sepanjang 8,10 Km mencapai 83,02%, Seksi 4 Magelang-Temanggung sepanjang 16,65 Km mencapai 70,30%, Seksi 5 Temanggung-Ambarawa sepanjang 22,56 Km mencapai 31,15%, dan Seksi 6 Ambarawa-Bawen sepanjang 5,21 Km mencapai 97,93%.
Seksi 6 Ambarawa-Bawen sepanjang 5,21 Km diharapkan akan mulai beroperasi pada November atau akhir tahun ini.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

