ZONAUTARA.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menambah frekuensi perjalanan LRT Jabodebek selama jam sibuk pagi mulai 15 Juni 2026. Kebijakan ini diterapkan untuk menanggapi tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Jabodebek.
Penambahan frekuensi perjalanan ini dilakukan pada hari kerja untuk memberikan fleksibilitas dan kenyamanan lebih bagi pengguna. Langkah tersebut diambil setelah evaluasi pengoperasian Kereta Luar Biasa (KLB) uji coba yang dilaksanakan dari 8 hingga 12 Juni 2026.
Radhitya Mardika, Manajer Humas LRT Jabodebek, menjelaskan bahwa penyesuaian ini adalah bentuk adaptasi layanan terhadap pola mobilitas pengguna yang berkembang pesat. “Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna LRT Jabodebek pada pagi hari yang sangat padat, KAI melakukan penyesuaian jadwal perjalanan,” ujar Radhitya.
Rincian penambahan jadwal perjalanan pada jam sibuk pagi mencakup dua rute utama menuju Stasiun Dukuh Atas BSI. Penambahan frekuensi di pagi hari juga berdampak pada penyesuaian pola operasional perjalanan di malam hari.
Meskipun ada penyesuaian jadwal, LRT Jabodebek tetap berkomitmen mengoperasikan total 430 perjalanan setiap hari kerja. Langkah ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan KAI untuk menghadirkan layanan transportasi perkotaan yang aman dan responsif. “KAI akan terus melakukan evaluasi agar layanan semakin adaptif,” tutup Radhitya.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

