ZONAUTARA.com – Kesempatan untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya soal kehormatan, tetapi juga menjadi panggung bagi generasi muda untuk menunjukkan disiplin, kepemimpinan, dan kemampuan bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Tahun ini, empat putra-putri terbaik Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mendapat kesempatan mewakili daerah dalam seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 yang akan berlangsung di Kota Manado pada 19 hingga 22 Mei 2026.
Keempat siswa tersebut adalah David Christ Padoma, Febrian Petrus Kamponang, Widia Cesaria Salikara, dan Julianisty Smily Tiffany Gaghunting. Mereka merupakan hasil seleksi yang berhasil menyisihkan peserta lainnya dan kini membawa harapan masyarakat Sitaro untuk bersaing dengan perwakilan kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara.
Sebelum mengikuti tahapan seleksi provinsi, keempat calon Paskibraka melaksanakan silaturahmi dan memohon doa restu kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas, di Kantor Perwakilan Sitaro, Manado, Senin (18/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Heronimus Makainas menegaskan bahwa para peserta tidak hanya membawa nama pribadi dan sekolah, tetapi juga membawa nama baik daerah.
“Tetap percaya diri, disiplin, dan berikan penampilan terbaik selama mengikuti seleksi. Kalian adalah putra-putri terbaik Sitaro yang memiliki kesempatan menunjukkan bahwa generasi muda daerah kepulauan juga mampu bersaing dan berprestasi,” ujar Makainas.
Keikutsertaan siswa Sitaro dalam seleksi tingkat provinsi dinilai menjadi indikator positif perkembangan pembinaan generasi muda di daerah. Paskibraka tidak hanya identik dengan baris-berbaris, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, serta semangat kebangsaan bagi pelajar.
Bagi daerah kepulauan seperti Sitaro, keberhasilan siswa menembus seleksi tingkat provinsi bahkan nasional memiliki arti penting. Prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lain bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk berkompetisi dan meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Dalam pertemuan tersebut, para calon Paskibraka turut didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sitaro, Son Bogar bersama jajaran, Ketua Purna Paskibraka Kabupaten Sitaro, serta para kakak pembina yang selama ini terlibat dalam proses pembinaan dan pelatihan.
Pemerintah daerah berharap keempat utusan Sitaro mampu memberikan hasil terbaik dalam seleksi tingkat Provinsi Sulawesi Utara dan membuka peluang untuk melangkah hingga tingkat nasional.
Lebih dari sekadar ajang seleksi, keikutsertaan mereka menjadi bukti bahwa generasi muda Sitaro memiliki potensi untuk berkembang, berkompetisi, dan menjadi representasi daerah di tingkat yang lebih luas. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi wilayah kepulauan, keberhasilan anak-anak muda menorehkan prestasi menjadi modal penting dalam membangun optimisme dan masa depan daerah.

