ZONAUTARA.com – Piala Dunia 2026 telah melahirkan bintang baru, Vozinha, kiper asal Cape Verde, yang mencuri perhatian pada usia 40 tahun dengan penampilannya yang luar biasa saat menahan serangan bintang-bintang Spanyol dalam hasil imbang 0-0 yang bersejarah. Dia menjadi pahlawan dan menarik perhatian global, bahkan pemerintah AS mengizinkan ibunya untuk terbang ke AS tanpa biaya visa dan jaminan senilai $15,000 (£11,300) untuk menyaksikan petualangan putranya yang terus berlanjut.
Pemain lain yang menonjol adalah Vladimir Coufal dari Ceko, yang dikenal sebagai bek kanan yang handal. Meskipun saat ini bermain untuk Hoffenheim, Coufal dikenal luas sebagai mantan pemain West Ham yang menciptakan peluang terbaik bagi negaranya, termasuk gol melawan Korea Selatan. Dia menjadi bagian penting dari tim yang menerapkan pendekatan fisik ala Eropa di turnamen ini.
Chancel Mbemba dari Republik Demokratik Kongo juga menunjukkan performa solid sebagai bek tengah, menutup semua ruang bagi Cristiano Ronaldo, yang hanya menerima 10 dari 47 operan yang ditujukan kepadanya. Mbemba, yang sebelumnya bermain untuk Newcastle dan Marseille, memimpin usaha pertahanan negaranya yang meraih poin pertama di Piala Dunia.
Wilfried Singo dari Pantai Gading berperan penting dalam kemenangan timnya atas Ekuador, mencetak assist untuk gol kemenangan berkat larinya yang luar biasa. Dia juga menunjukkan kualitasnya dengan usaha tendangan salto yang mengesankan dalam pertandingan tersebut.
Richie Laryea dari Kanada muncul sebagai alternatif yang dapat diandalkan di posisi bek kiri, mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh kapten Alphonso Davies. Penampilannya yang mengesankan pada pertandingan melawan Qatar membantu Kanada meraih kemenangan telak 6-0.
Ayyoub Bouaddi, gelandang muda asal Maroko, yang baru saja dinyatakan untuk bermain bagi negaranya pada 15 Mei, menunjukkan kualitasnya dalam pertandingan melawan Brasil dan Skotlandia. Bouaddi, yang sudah menarik perhatian banyak klub elit, tampil mengesankan dengan kemampuannya membaca permainan dan kehadirannya yang dominan di lapangan.
Johan Manzambi dari Swiss juga menunjukkan dampak signifikan saat masuk sebagai pemain pengganti, meskipun kapten Granit Xhaka menyatakan ketidakpuasannya terhadap disiplin tim. Manzambi terbukti memiliki kualitas dalam pertandingan melawan Bosnia dan Herzegovina.
Yasin Ayari dari Swedia menjadi bintang saat timnya melawan Tunisia, mencetak dua gol dan menunjukkan performa terbaiknya meskipun sebelumnya mengalami cedera. Ayari, yang dikenal dengan kreativitas dan energinya, akan menjadi target utama di pasar transfer.
Elijah Just dari Selandia Baru mencetak dua gol dalam pertandingan melawan Iran, memanfaatkan umpan dari Chris Wood dengan baik. Just, yang baru saja menjalani musim yang sukses di Liga Utama Skotlandia, kini menarik perhatian klub-klub Eropa.
Folarin Balogun dari AS menjadi bintang turnamen hingga saat ini, dengan penampilan yang luar biasa di lini depan. Pemain asal New York ini menjadi bagian penting dari strategi serangan cepat yang diterapkan oleh pelatih Mauricio Pochettino, menciptakan kekacauan di pertahanan lawan dan membantu timnya melaju ke babak knockout.
Di sisi lain, Julián Quiñones dari Meksiko menjadi sorotan dalam tim yang pragmatis dan kurang inspiratif, namun tetap berhasil meraih posisi teratas di Grup A dengan dua kemenangan.
Sumber: The Guardian

