ZONAUTARA.com – Di Westminster, yang merupakan pusat kekuasaan politik Inggris, pergeseran kekuasaan sedang terjadi dengan cepat. Pada hari Senin, dua momen penting mempercepat kemungkinan hasil krusial. Sir Keir Starmer menetapkan jadwal pengunduran dirinya sementara Wes Streeting, yang sebelumnya dianggap sebagai pesaing potensial terbesar bagi Andy Burnham, justru mendukung mantan walikota Greater Manchester tersebut.
Situasi ini mengindikasikan bahwa Burnham kemungkinan akan menjadi pengganti Starmer, mungkin dalam waktu dekat. Burnham berpotensi menjadi Perdana Menteri Inggris yang kelima dalam empat tahun terakhir. Potret anggota parlemen baru untuk Makerfield yang tersenyum di tengah ratusan anggota parlemen Partai Buruh menggambarkan transfer kekuasaan yang brutal. Penampilan Kanselir Rachel Reeves dalam acara Burnham juga menambah suasana tegang perubahan tersebut.
“Dan ingat, dia sudah dua kali mencalonkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh dan kalah,” ungkap seorang menteri. “Dan tidak hanya itu. Dia kalah dari dua orang yang kalah – Ed Miliband dan Jeremy Corbyn.”
Keberhasilan Burnham dianggap sebagai magnet utamanya, khususnya karena dia menang melawan Reform UK di daerah yang kuat dalam pemilihan lokal Inggris. Meskipun popularitasnya di Greater Manchester sangat tinggi, banyak yang masih mempertanyakan agenda kepemimpinannya secara nasional. Burnham selama kampanye pemilihan sela menyoroti pertumbuhan ekonomi, biaya hidup, pelayanan publik, perumahan, dan peluang bagi generasi mendatang.
Kekurangan detail dan waktu yang sangat sempit untuk mengisi kekosongan ini membuat beberapa pihak di partai gelisah. Ada yang bahkan mempertimbangkan untuk mendorong Darren Jones, sekretaris utama perdana menteri saat ini, untuk maju melawan Burnham dalam kontes kepemimpinan.
Langkah selanjutnya dalam semua ini adalah ketika Burnham menjelaskan rencananya. Seorang mantan walikota belum banyak berbicara di depan umum tentang kebijakan luar negeri, misalnya. Tetapi bila dia menjadi perdana menteri, masalah-masalah tersebut jelas akan menjadi fokus perhatiannya.
Diolah dari laporan BBC News.

