ZONAUTARA.com – Tim nasional Australia, Socceroos, harus memutuskan seberapa berani mereka menghadapi tantangan dalam pertandingan terakhir grup D Piala Dunia melawan Paraguay pada Kamis (23/6/2026) waktu setempat. Pertandingan ini menjadi krusial karena Socceroos memiliki peluang besar untuk melangkah ke babak knockout, sekaligus kesempatan untuk merundingkan kesepakatan yang saling menguntungkan dengan lawan mereka.
Menurut simulasi yang dilakukan oleh agensi data olahraga Opta, Australia memiliki kemungkinan hampir 94% untuk melaju ke babak 32 besar. Di awal turnamen, peluang Australia untuk melanjutkan perjalanan mereka dinilai hanya 59%, yang semakin menegaskan betapa pentingnya tiga poin yang diperoleh dari pertandingan melawan Turki. Hasil dari grup lainnya telah memperjelas jalan Socceroos menuju babak knockout seiring bertambahnya waktu menjelang pertandingan melawan Paraguay.
Saat ini, Australia berada di posisi kedua Grup D dan hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tempat otomatis di babak knockout sebagai salah satu dari dua tim teratas. Menurut simulasi Opta, kemungkinan mereka untuk mencapai hal ini adalah 61%. Data tersebut menunjukkan, misalnya, bahwa Spanyol memiliki peluang hampir 14% untuk memenangkan Piala Dunia berdasarkan simulasi yang dilakukan oleh ‘supercomputer’ Opta, yang menggunakan odds pasar taruhan dan variabel tambahan termasuk performa terkini untuk mensimulasikan turnamen ribuan kali.
Setelah setiap pertandingan, supercomputer tersebut mensimulasikan kembali sisa turnamen, memperbarui proyeksi berdasarkan hasil sebelumnya. Kualitas Socceroos memberi mereka peluang kuat untuk meraih kemenangan atau imbang melawan Paraguay yang berada di peringkat lebih rendah. Peluang imbang sangat tinggi mengingat satu poin bagi Paraguay juga akan membawa mereka ke babak knockout sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, dengan total empat poin yang hampir menjamin kelolosan.
Jika pertandingan antara Australia dan Paraguay berakhir imbang di babak kedua, ada kemungkinan bahwa kedua tim tidak akan termotivasi untuk mengejar gol tambahan demi menghindari risiko kebobolan. Namun, jika mereka memilih untuk mengamankan satu poin, masing-masing akan mendapatkan kritik karena dianggap gagal mengejar kemenangan. Kekalahan bagi Australia akan membuat mereka berada di posisi tiga poin. Jika kalah dengan selisih satu gol, mereka memiliki peluang 96% untuk melanjutkan perjalanan mereka, menurut situs simulasi matematika Football Meets Data, sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik di antara 12 grup.
Namun, jika Paraguay berusaha keras untuk meraih kemenangan dan kebobolan, mereka akan lebih rentan terhadap eliminasi. Jika mereka kalah dengan selisih satu gol, mereka akan mengakhiri pertandingan dengan tiga poin dan selisih gol minus tiga, dan peluang untuk melanjutkan perjalanan mereka turun menjadi 73%, yang bisa lebih rendah tergantung hasil dari grup lainnya.
Dengan hasil yang paling mungkin, Socceroos akan menyelesaikan grup D di posisi kedua dan akan bertanding di babak 32 besar melawan tim peringkat kedua dari Grup G, yaitu Mesir, Belgia, Iran, atau Selandia Baru di Dallas pada Jumat, 3 Juli. Kemenangan 3-1 Mesir atas Selandia Baru menjadikan mereka favorit untuk finis di posisi pertama grup, karena satu poin melawan Iran di pertandingan terakhir mereka kemungkinan sudah cukup. Posisi kedua kemungkinan besar akan diisi oleh Belgia, yang akan menghadapi Selandia Baru. Opta memperkirakan bahwa tim veteran yang dipimpin oleh Youri Tielemans, Thibaut Courtois, dan Kevin de Bruyne akan finis di posisi kedua dalam 58% simulasi.
Jika Australia kalah dari Paraguay, finis di posisi ketiga, dan tetap lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, mereka akan menghadapi pemenang dari grup E, I, atau K, yang berarti kemungkinan bertemu dengan kontestan seperti Jerman, Prancis, dan Portugal.
Sumber: The Guardian

