Indonesia Dorong Kemitraan Seimbang dengan China

Indonesia mengupayakan kemitraan ekonomi yang lebih seimbang dengan China melalui perdagangan dan investasi strategis.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Antara – Top News

ZONAUTARA.com – Indonesia sedang berupaya mendorong hubungan ekonomi yang lebih seimbang dengan China melalui peningkatan perdagangan, investasi berkualitas, dan pertukaran keahlian di sektor-sektor strategis. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Santo Darmosumarto, dalam Forum Wadah Pemikir dan Media China-Indonesia 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Santo Darmosumarto menegaskan bahwa kemitraan bilateral antara Indonesia dan China harus diarahkan pada bidang-bidang yang tidak hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan manfaat jangka panjang yang lebih merata bagi kedua pihak. “Indonesia dan China dapat menambatkan masa depan bersih bersama melalui kendaraan listrik, ekosistem baterai, dan investasi energi berkelanjutan,” ucap Santo.

Peluang kerja sama di sektor ekonomi hijau dan hilirisasi harus dibangun di atas rantai pasok yang bertanggung jawab serta standar lingkungan dan sosial yang disepakati bersama. Selain itu, Santo menilai bahwa ekonomi digital, kecerdasan artifisial (AI), dan inovasi menjadi bidang strategis berikutnya untuk Indonesia dan China.

Kerja sama di sektor ketahanan pangan dan energi juga ditekankan oleh Santo, yang mengungkapkan bahwa kedua negara dapat memperkuat kemitraan melalui riset bersama, investasi teknologi, serta pembukaan akses pasar yang lebih besar untuk produk pertanian dan perikanan dari Indonesia. Indonesia juga mengharapakan pembaruan sektor produksi melalui penguatan kualitas sumber daya manusia dan transfer teknologi.

Santo menambahkan bahwa meskipun Indonesia tetap terbuka terhadap investasi asal China, namun investasi tersebut diharapkan dapat berjalan dengan transfer teknologi, peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal, serta penciptaan lapangan kerja yang berkualitas. Ia juga menekankan pentingnya prinsip saling menghormati dan saling menguntungkan dalam hubungan kedua negara.




Diolah dari laporan Antara.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com