ZONAUTARA.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam untuk memutuskan hubungan dengan Israel, menyusul klaim bahwa “semua orang Yahudi” sudah lelah dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Ancaman ini muncul dalam percakapan telepon terbaru yang diberitakan jurnalis New York Times dalam buku berjudul ‘Regime Change: Inside the Imperial Presidency of Donald Trump’, yang terbit pada Selasa.
Hubungan antara Trump dan Netanyahu dikabarkan memanas sejak September 2025 ketika Trump mendesak Israel untuk menyetujui rencana perdamaiannya untuk Gaza. Dalam pertemuan dengan utusan presiden AS Steve Witkoff dan menantunya, Jared Kushner, Trump menyatakan bahwa orang-orang sudah muak dengan Netanyahu, yang sering dipanggil Bibi.
“Semua orang muak Anda, Bibi,” tegas Trump kepada Netanyahu, menurut Times of Israel. “Semua orang Yahudi muak Anda. Bahkan dua orang Yahudi dalam panggilan ini pun muak Anda,” tambahnya.
Sementara itu, memasuki tahun 2026, kedua pemimpin sempat memuji kerja sama erat antara AS dan Israel, terutama selama awal perang melawan Iran sejak 28 Februari. Namun, ketegangan meningkat ketika Trump mengkritik Israel yang dianggapnya menghambat perjanjian damai. Trump bahkan mengutuk serangan Israel di Lebanon setelah Iran mengancam akan menarik diri dari negosiasi.
Menurut Washington Post, badan intelijen AS memperingatkan Trump bahwa Netanyahu kemungkinan akan mencoba menggagalkan upaya perdamaian dengan Iran. Dalam pidatonya pada Selasa lalu, Netanyahu mengimbau agar Israel menjadi mandiri secara militer dan mengurangi ketergantungan terhadap AS.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

