ZONAUTARA.com – Nilai tukar rupiah dibuka menguat ke level Rp17.879 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Senin (29/6/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah menguat 43 poin atau 0,24 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan mata uang kawasan Asia terpantau bervariasi pada perdagangan pagi ini. Yen Jepang (JPY) melemah 0,01 persen, dolar Hongkong (HKD) melemah 0,01 persen, dolar Singapura (SGD) melemah 0,05 persen, dolar Taiwan (TWD) melemah 0,06 persen, dan Won Korea (KRW) melemah 0,52 persen. Di sisi lain, Peso Filipina (PHP) menguat 0,05 persen, Rupee India (INR) menguat 0,27 persen, Yuan China (CNY) melemah 0,05 persen, dan Ringgit Malaysia (MYR) menguat 0,41 persen, sementara Baht Thailand (THB) melemah 0,12 persen.
Sementara itu, pergerakan mata uang negara-negara Eropa terhadap dolar AS terpantau bergerak campuran. Euro (EUR) melemah 0,03 persen, Pound Sterling (GBP) melemah 0,01 persen, sementara Franc Swiss (CHF) melemah 0,02 persen. Adapun Krona Swedia (SEK) melemah 0,03 persen, dan Krona Denmark (DKK) menguat 0,02 persen.
Berbagai faktor mempengaruhi pergerakan nilai tukar mata uang ini, termasuk situasi ekonomi global dan perkembangan kebijakan moneter. Penguatan rupiah ini memberikan harapan bagi pelaku pasar meskipun ketidakpastian ekonomi dunia masih tinggi.
Di tengah fluktuasi nilai tukar, pemerintah dan Bank Indonesia terus memantau kondisi keuangan dan bertindak untuk menjaga stabilitas ekonomi. Hal ini penting agar harga barang impor tidak terpengaruh secara signifikan yang bisa merugikan konsumen domestik.
Diolah dari laporan Tirto.id.

