ZONAUTARA.com – Mandi wajib adalah proses penyucian diri dalam agama Islam yang dilakukan setelah mengalami hadas besar, seperti setelah berhubungan suami istri, keluarnya mani, haid, atau nifas. Hal ini bertujuan agar umat Muslim dapat kembali dalam keadaan suci dan melaksanakan ibadah seperti salat, puasa, dan membaca Al-Qur’an.
Mandi wajib dilakukan dengan cara membasuh seluruh tubuh menggunakan air suci, diawali dengan niat, “Aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar, fardhu karena Allah Ta’ala.” Dalam bahasa Arab, niat tersebut dilafalkan sebagai, “Nawaitul ghusla li raf‘il hadatsil akbari fardhan lillaahi ta‘aalaa.”
Mandi wajib tidak hanya menyucikan secara spiritual, tetapi juga bermanfaat secara fisik. Dengan membersihkan seluruh tubuh dari kotoran dan keringat, mandi ini membantu menjaga kebersihan dan kesehatan kulit serta membuat tubuh lebih segar dan harum.
Selain itu, mandi wajib juga melatih disiplin menjaga kebersihan diri, memberikan ketenangan hati, dan mendorong seseorang untuk lebih rajin beribadah. Kesucian tubuh menjadi syarat agar ibadah seperti salat dan tawaf di Ka’bah dapat diterima.
Mandi wajib atau ghusl memiliki manfaat penting lainnya, yaitu mencegah penyakit kulit dan infeksi ringan serta meningkatkan kenyamanan dalam berinteraksi sosial dengan tubuh yang bersih dan wangi.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

