Mitch Evans Ingatkan Persaingan Formula E Bisa Berubah Cepat

Mitch Evans tekankan persaingan Formula E dapat berubah cepat jelang Shanghai E-Prix 2026.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Mitch Evans, pemimpin klasemen Formula E saat ini, mengungkapkan bahwa persaingan dalam perebutan gelar dapat berubah dengan sangat cepat menjelang balapan Shanghai E-Prix 2026 yang akan digelar pada 4-5 Juli. Hal ini disampaikannya menyusul hasil kurang memuaskan di Sanya, yang menjadi pengingat baginya bahwa hasil balapan bisa berotasi dengan cepat.

Pembalap dari tim Jaguar TCS Racing itu datang ke Shanghai dengan mengoleksi 128 poin, unggul 19 poin atas juara bertahan Oliver Rowland. Kendati demikian, kegagalannya meraih poin pada balapan sebelumnya membuat Evans tetap waspada. “Apa yang terjadi di Sanya menjadi pengingat bahwa segalanya bisa memburuk dengan sangat cepat, dan juga bisa berubah ke arah sebaliknya dengan sangat cepat,” ujar Evans, Jumat, dalam laman resmi Formula E.

Evans mengalami akhir pekan yang mengecewakan di Sanya setelah gagal mencetak poin karena kerusakan parah pada mobilnya. Meski demikian, posisinya di puncak klasemen tetap tak tergoyah karena para pesaing terdekatnya juga belum mencetak poin. Hal ini membuat persaingan semakin terbuka menjelang seri ke-12 dan ke-13 musim 2025/2026 di Shanghai International Circuit.

Pebalap asal Selandia Baru ini menyoroti bahwa konsistensi adalah kunci bagi Jaguar untuk mempertahankan peluang merebut gelar juara dunia pertamanya di Formula E. Ia juga mengatakan bahwa Shanghai dan Tokyo dapat membawa tantangan yang berbeda karena faktor cuaca yang tidak menentu. “Shanghai dan Tokyo bisa menjadi kejutan karena waktu pelaksanaan dan iklim yang kami hadapi,” tambahnya.

Formula E dan FIA telah mengatur ulang jadwal Shanghai E-Prix akibat prakiraan hujan deras pada akhir pekan tersebut. Semua sesi utama dimajukan dengan dua balapan dijadwalkan berlangsung pukul 12.05 waktu setempat untuk antisipasi gangguan cuaca. Evans sendiri memiliki catatan positif di Shanghai setelah memenangkan balapan perdana di sana pada 2024. Shanghai E-Prix menjadi fase penting jelang akhir musim Formula E 2025/2026 sebelum berlanjut ke Tokyo dan London.




Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com