ZONAUTARA.com – Pada hari Minggu (5/7/2026) WIB, Paraguay menghadapi Prancis dalam babak 16 besar Piala Dunia, dengan kedua tim menunjukkan performa yang menarik di lapangan. Saat pertandingan berlangsung, Paraguay terlihat bermain dengan kepercayaan diri yang tinggi, meskipun mereka mengalami beberapa kesulitan dalam penguasaan bola.
Di menit ke-63, komentator John Strong mengamati bahwa Paraguay bermain dengan percaya diri saat mereka mengambil tendangan throw-in di setengah lapangan mereka sendiri. Namun, mereka segera kehilangan penguasaan bola. Enciso terlihat mengalami cedera dan meminta untuk diganti, di mana Caballero masuk menggantikan. Sementara itu, Prancis juga melakukan pergantian, Doué masuk menggantikan Barcola. Statistik menunjukkan Paraguay hanya berhasil menyelesaikan 55% dari total operan mereka, jauh di bawah Prancis yang mencatat 346 operan.
Di menit ke-59, Gómez berhasil merebut bola dari Mbappé, namun Prancis segera merebut kembali bola dan melanjutkan serangan. Paraguay melakukan pergantian pemain lainnya, dengan Canale masuk untuk menggantikan Alderete yang terlihat lelah dan berjalan pelan menuju pinggir lapangan. Pada menit ke-57, Paraguay mendapatkan tendangan sudut, tetapi Gill, kiper mereka, mampu menangkap bola dengan baik.
Prancis terlihat agresif dalam serangan mereka, dengan Gill melakukan penyelamatan penting dari tembakan Koné yang mengarah ke gawang. Pada menit ke-51, Maignan, kiper Prancis, melakukan distribusi bola yang sangat baik, mengirim bola ke Mbappé yang berlari cepat, meskipun ia gagal menguasai bola dengan baik. Di menit ke-50, Paraguay mendapatkan peluang, tetapi serangan mereka tidak membuahkan hasil.
Di tengah pertandingan, kondisi cuaca yang panas dan lembap di Paraguay menjadi perhatian. Beberapa pengamat menyebutkan bahwa tim tuan rumah memiliki keuntungan dalam kondisi ini. Di sisi lain, Prancis tampak kesulitan menemukan ritme permainan mereka, dengan banyak operan yang tidak tepat dan kurangnya kreativitas di lapangan.
Beberapa pengamat menyatakan bahwa meskipun Prancis memiliki penguasaan bola, mereka tidak berhasil menciptakan peluang berbahaya. Para pemain Paraguay, meskipun bukan favorit, menunjukkan semangat juang yang tinggi dan berusaha keras untuk mengganggu ritme permainan lawan. Dalam babak pertama, tampak jelas bahwa Paraguay berusaha untuk meredam serangan Prancis dengan cara yang keras.
Menjelang akhir babak pertama, beberapa komentar muncul mengenai keputusan wasit yang dinilai kurang tegas dalam menangani pelanggaran. Banyak yang berharap agar wasit lebih mampu mengendalikan jalannya pertandingan agar lebih fair dan menyenangkan untuk ditonton.
Sumber: The Guardian

