TNI Sukses Bujuk 59 Anggota OPM Kembali ke NKRI di Papua

Sebanyak 59 anggota OPM sukarela menyerah dalam operasi TNI di Papua selama Semester I 2026.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Tirto.id

ZONAUTARA.com – Sebanyak 59 anggota aktif kelompok separatis Tentara Pembebasan Nasional Papua Merdeka-Operasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) dilaporkan secara sukarela meletakkan senjata dan memilih kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini menjadi salah satu hasil signifikan dari evaluasi operasi keamanan TNI selama Semester I Tahun Anggaran 2026 di wilayah Papua.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, memaparkan hasil evaluasi operasi keamanan ini di Mako Kogabwilhan III, Timika, Papua Tengah, pada Senin (6/7/2026). Penindakan terhadap TPNPB-OPM masih menjadi fokus utama aparat gabungan dengan operasi penegakan hukum yang menghasilkan pengamanan puluhan tersangka serta penyitaan berbagai atribut separatis.

“Melihat besarnya dukungan masyarakat kepada TNI serta kentalnya sinergitas antar aparatur penyelenggara negara di Papua, bagi kami, memberantas kelompok separatis bersenjata yang menjadi ancaman keselamatan jiwa-raga masyarakat serta menjadi paradoks bagi pembangunan di wilayah timur Indonesia hanyalah persoalan waktu,” kata Letjen Lucky dalam konferensi pers, Senin.

Sepanjang enam bulan pertama 2026, Satgas TNI berhasil mengamankan 47 pucuk senjata api berbagai jenis, 92 pucuk senapan angin beserta suku cadang, hingga ratusan butir amunisi dari tangan kelompok tersebut. Letjen Lucky menegaskan bahwa tindakan tegas terukur secara konsisten dilakukan berdasarkan aturan pelibatan guna menjunjung tinggi keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi.

Salah satu tindakan tegas dilakukan terhadap Komandan Operasi Kepala Air Kodap Ilaga OPM, Jeki Murib, dan puluhan anggotanya. Jeki tercatat sebagai tersangka utama serangkaian aksi sadis seperti pembakaran fasilitas umum dan pembunuhan warga. “Mereka acapkali menggunakan masyarakat sebagai tameng hidup saat berhadapan atau menyerang TNI, dan saat hendak ditangkap, mereka menyerang dengan membabi buta,” tegasnya.

Operasi pembinaan teritorial dengan pendekatan humanis juga menunjukkan keberhasilan, dengan 54 anggota OPM diamankan dan 59 anggota OPM aktif lainnya secara sukarela menyerahkan diri. Pemulihan keamanan di Papua didukung dengan pengungkapan sumber pendanaan kelompok separatis yang melibatkan peredaran gelap narkotika, termasuk penggagalan 30 kasus yang didominasi ganja. Letjen Lucky mengimbau sisa anggota OPM agar menyerah demi perdamaian di Papua.




Diolah dari laporan Tirto.id.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com