ZONAUTARA.com – Inggris akan menghadapi Argentina dalam pertandingan semi-final Piala Dunia yang sangat dinantikan pada Rabu (13/7/2026) waktu setempat. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Atlanta dan diperkirakan akan menjadi salah satu bentrokan paling emosional dalam sejarah sepak bola internasional.
Setelah berhasil menang 2-1 melawan Norwegia yang dipimpin oleh Erling Haaland di Miami, para pemain Inggris menghabiskan hari Minggu untuk beristirahat di markas mereka di Kansas City. Tim asuhan Thomas Tuchel ini akan berusaha untuk mengalahkan juara bertahan Argentina untuk mendapatkan kesempatan bermain di final melawan Prancis atau Spanyol.
Pertandingan ini juga akan menjadi kesempatan pertama bagi Lionel Messi, yang berusia 39 tahun dan dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa, untuk menghadapi Inggris di Piala Dunia. Ini juga menjadi pertemuan pertama kedua negara di pertandingan kompetitif sejak Piala Dunia 2002 di Jepang, ketika David Beckham mencetak gol penalti penentu kemenangan.
Beckham, yang kini menjabat sebagai presiden dan co-owner klub Major League Soccer Inter Miami, terlihat di stadion Miami pada malam pertandingan bersama istrinya, Victoria, dan anggota keluarganya lainnya. Ia terlihat bernyanyi bersama lagu ‘Hey Jude’ setelah pertandingan untuk menghormati Jude Bellingham, yang mencetak dua gol untuk Inggris dalam kemenangan tersebut.
Dalam pertandingan melawan Norwegia, Bellingham kembali menjadi pahlawan dengan mencetak gol penentu di babak tambahan waktu, setelah Andreas Schjelderup membawa Norwegia unggul terlebih dahulu. Namun, gol penyama kedudukan Bellingham di akhir babak pertama menuai kontroversi, di mana tayangan ulang menunjukkan bahwa tendangan gawang Norwegia mengenai kabel televisi yang tergantung di atas lapangan. FIFA menyatakan bahwa sensor di bola menunjukkan tidak ada bukti bahwa bola menyentuh kabel tersebut, meskipun pelatih Norwegia, StÃ¥le Solbakken, mengklaim hal itu menciptakan ‘kesalahpahaman’ di antara para pemainnya.
Tuchel mengkritik penampilan pemainnya setelah pertandingan dan menganggap mereka ‘beruntung’, meskipun ia menjadi pelatih keempat Inggris yang berhasil membawa timnya ke semi-final Piala Dunia setelah Alf Ramsey, Bobby Robson, dan Gareth Southgate. Bellingham memberikan tanggapan tajam terhadap komentar Tuchel, menegaskan bahwa mungkin pelatih asal Jerman itu tidak tahu bagaimana rasanya bermain di bawah tekanan melawan pemain-pemain seperti Haaland dan rekan-rekannya.
Tuchel, yang baru saja memperpanjang kontraknya hingga 2028 sebelum Piala Dunia, mengakui bahwa ia menikmati perjalanan ini meskipun tantangan emosional yang dihadapi timnya. Ia menyatakan, ‘Ini sangat intens. Saya sangat menikmati momen ini. Namun, saya juga membutuhkan waktu untuk beristirahat.’ Persiapan untuk pertandingan melawan Argentina akan dimulai pada sore hari setelah memberikan waktu pemulihan penuh bagi para pemain.
Argentina berhasil melaju ke semi-final setelah mengalahkan Swiss yang bermain dengan 10 orang di Kansas City, di mana mereka juga berbasis. Rekaman di ruang ganti setelah pertandingan menunjukkan beberapa pemain Argentina menyanyikan lagu yang kontroversial yang merujuk pada Perang Falkland tahun 1982 dan berjanji untuk memenangkan Piala Dunia ‘untuk Las Malvinas, untuk Diego [Maradona] dan untuk yang terakhir kalinya Leo [Messi]’.
Pertandingan ini akan menjadi pertemuan keenam antara Inggris dan Argentina di Piala Dunia, namun yang pertama di tahap ini. Inggris pernah menang pada fase grup tahun 1962 dan perempat final tahun 1966 setelah kapten Argentina, Antonio RattÃn, diusir dari lapangan di Wembley. RattÃn meninggal dunia pada usia 89 tahun pada hari Sabtu.
Namun, pertemuan yang paling terkenal terjadi pada tahun 1986 di Stadion Azteca, di mana Inggris mengalahkan tuan rumah Meksiko di babak 16 besar. Dalam pertandingan tersebut, Maradona mencetak gol terkenal ‘Tangan Tuhan’ sebelum menambahkan gol individu yang brilian untuk memenangkan pertandingan. Argentina kemudian menang melalui adu penalti pada tahun 1998 setelah Michael Owen mencetak gol dan Beckham diusir, sebelum Beckham mencetak gol penentu kemenangan empat tahun kemudian.
Kedua kelompok pendukung akan menuju Atlanta, dengan lebih dari 15.000 penggemar Inggris diperkirakan telah menghadiri pertandingan di Miami dan banyak yang berencana untuk tetap tinggal di Amerika Serikat. Terdapat laporan tentang beberapa keributan kecil dengan pendukung Argentina di pantai selatan Miami setelah kemenangan melawan Norwegia, dan pihak berwenang di Georgia bersiap menghadapi kemungkinan ketegangan sebelum pertandingan mengingat ribuan penggemar telah melakukan perjalanan dari Argentina.
Sumber: The Guardian

