ZONAUTARA.com – Tim nasional Spanyol berhasil mengalahkan Perancis dengan skor 2-0 dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Rabu (15/7/2026) waktu setempat. Kemenangan ini membawa Spanyol ke final, di mana mereka akan menghadapi pemenang antara Inggris dan Argentina.
<pAnalisis menyebutkan bahwa masalah utama Perancis terletak pada pilihan pemain di lini tengah. Matthew Lysaght mengungkapkan bahwa hanya satu dari tiga pemain cadangan, yakni Koné, Akilouche, dan Kanté, yang seharusnya dapat berfungsi di depan lini belakang, dan itu pun hanya untuk satu jam pertandingan. Hal ini menjadi masalah besar ketika berhadapan dengan lini tengah Spanyol yang berfungsi dengan baik, terdiri dari Olmo, Rodri, dan Fabián Ruiz, yang memerlukan kerja keras yang tidak bisa dipenuhi oleh Rabiot maupun Tchouaméni.Sementara itu, pelatih Perancis, Didier Deschamps, dinilai gagal dalam pemilihan skuad dan strategi. Meskipun Perancis mampu beradaptasi saat melawan Paraguay, mereka tampak kehilangan arah saat melawan Spanyol. Lysaght berpendapat bahwa Perancis tidak tahu bagaimana menciptakan ruang yang dibutuhkan untuk menyerang, dan pendekatan mereka salah.
Di sisi lain, Messi tampaknya berencana untuk mengeksploitasi kelemahan pertahanan Inggris, dan ada spekulasi bahwa pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mungkin akan menempatkan Djed Spence di posisi bek kiri untuk menghadapi ancaman tersebut.
Terkait dengan Inggris, banyak yang mempertanyakan mentalitas tim setelah penampilan kurang memuaskan di pertandingan sebelumnya. Pertanyaan muncul apakah mentalitas untuk terus berjuang sama dengan mentalitas untuk mengekspresikan diri secara kreatif dalam pertandingan besar. Beberapa pengamat mengkritik Tuchel karena tidak memberikan dasar yang tepat bagi tim untuk tampil baik, terutama dalam pemilihan bek dan gelandang.
Pertandingan ini juga menjadi sorotan bagi para penggemar, dengan atmosfer yang sangat baik di stadion. Fans dari berbagai negara telah berbaur dengan harmonis, memberikan nuansa positif dalam turnamen ini. Harapan untuk melanjutkan kerukunan ini di pertandingan final sangat diharapkan.
Meskipun Zidane belum memulai sebagai pelatih Perancis, banyak yang meragukan kemampuannya. Kritikan muncul atas performa tim yang tidak menunjukkan penguasaan yang baik, meskipun ia berhasil meraih kesuksesan di klub sebelumnya.
Menjelang final, banyak yang tidak sabar menantikan pertandingan antara Spanyol dan pemenang dari laga Inggris melawan Argentina, dengan kenangan dari Piala Dunia 1986 yang masih membekas di ingatan para penggemar sepak bola.
Sumber: The Guardian

