Jay Singgih Resmikan Diklatda V HIPMI Jabar, Dorong Peran Penting Pengusaha

Jay Singgih dorong peran penting pengusaha dalam pembukaan Diklatda V HIPMI Jawa Barat, 8-10 Mei 2026.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Jay Singgih, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang ESDM, Lingkungan Hidup, dan Kehutanan BPP HIPMI, meresmikan Pendidikan dan Latihan Daerah (DIKLATDA) V Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat. Acara ini berlangsung pada 8 hingga 10 Mei 2026 di Graha Yuddha Wastu Pramukha, PUSDIKIF TNI-AD, Bandung. Singgih menekankan pentingnya peran pengusaha dalam menciptakan lapangan kerja baru di Indonesia.

Diklat yang mengusung tema ‘Maju Babarengan Untuk Jawa Barat Istimewa’ ini diikuti oleh sekitar 150 peserta dari kalangan pengurus BPD dan BPC HIPMI aktif se-Jawa Barat. Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Umum BPD HIPMI Jabar Akhmad Zulfikar Priyatna, perwakilan Komandan Pusdikif TNI AD, serta Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa Barat.

Pada sambutannya, Jay Singgih menyatakan bahwa Jawa Barat, sebagai rumah bagi banyak perguruan tinggi dan pusat pelatihan TNI serta Polri, merupakan lokasi strategis untuk penyelenggaraan Diklatda. “Sejatinya HIPMI ini adalah pembangun networking, saling belajar satu sama lain, saling mengisi dan saling berkolaborasi,” ujar Jay. Ia menambahkan, jumlah entrepreneur di Indonesia yang baru mencapai 4 persen, menunjukkan HIPMI memiliki peranan signifikan dalam meningkatkan angka tersebut.

Jay juga menjelaskan, usai Diklatda para peserta memiliki kesempatan untuk mengikuti Diklatnas yang bermitra dengan Lemhannas RI. Kerja sama ini, yang dimulai sejak era Ketua Umum BPP HIPMI Erwin Aksa, telah diperpanjang untuk lima tahun ke depan. Melalui program ini, Jay berharap BPD HIPMI Jabar dapat menyeleksi kader terbaik untuk mewakili kontingen Jawa Barat.

Di akhir sambutannya, Jay Singgih berharap seluruh materi dan pembekalan yang diberikan dalam acara tersebut dapat menambah wawasan peserta untuk diterapkan dalam dunia bisnis, sehingga dapat berkontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi nasional. Ia mengingatkan bahwa ekonomi entrepreneurship seharusnya menjadi alat utama dalam memajukan perekonomian bangsa dan negara.




Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com