ZONAUTARA.com – Fenomena El Nino yang berkepanjangan diperkirakan akan memberikan dampak signifikan pada Indonesia, terutama di sektor pangan dan kelistrikan. Musim kemarau panjang yang diakibatkan oleh El Nino dapat meningkatkan risiko kekeringan serta ancaman krisis di berbagai sektor.
Commodity Expert dari CNBC Indonesia Research, Emmanuela Bungasmara Ega Tirta, menjelaskan bahwa fenomena ini akan berdampak pada produksi pangan dengan menyebabkan kekeringan serta dapat mengganggu produksi listrik di pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Selain itu, peningkatan penggunaan listrik untuk pendingin ruangan menjadi perhatian.
“Dampak kekeringan yang dibawa oleh El Nino menyebabkan kekeringan dan mengancam produksi pangan termasuk mengganggu produksi listrik di Pembangkit Listrik seperti PLTA dan sisi lain meningkatnya kebutuhan listrik untuk keperluan pendingin ruangan,” ujar Emmanuela.
Ancaman dari El Nino ini dianggap serius dan perlu diwaspadai, terutama dalam menjaga kestabilan produksi pangan dan kontinuitas pasokan listrik. Langkah antisipatif dan strategi mitigasi menjadi fokus agar dampaknya dapat dikelola dengan lebih baik.
Untuk lebih mendalami bahaya El Nino terhadap berbagai sektor, Andi Shalini dari CNBC Indonesia membahas topik ini dalam program Squawk Box bersama Emmanuela Bungasmara Ega Tirta. Diskusi ini menjelaskan lebih lanjut mengenai cara Indonesia mempersiapkan diri menghadapi ancaman tersebut.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

