ZONAUTARA.com – Playdate merupakan kesempatan penting bagi anak-anak untuk belajar bersosialisasi dan mengembangkan keterampilan emosional. Mengatur playdate yang bermanfaat bisa dilakukan dengan mempertimbangkan minat dan kebutuhan perkembangan anak. Selain itu, playdate juga bisa menjadi ajang bagi orang tua untuk berbagi pengalaman pengasuhan dengan orang tua lainnya.
Beberapa rekomendasi playdate bisa disesuaikan dengan usia dan minat anak. Misalnya, untuk anak-anak usia prasekolah, kegiatan seperti bermain pasir atau main air bisa merangsang eksplorasi sensorik mereka. Menurut psikolog anak, Dr. Rahmawati, “Aktivitas fisik dan eksplorasi lingkungan sangat penting untuk pertumbuhan otak anak.”
Untuk anak-anak yang lebih besar, playdate dapat diisi dengan kegiatan yang lebih terstruktur seperti permainan papan atau proyek kerajinan tangan. Ini bukan hanya membantu mengasah kreativitas tetapi juga mengembangkan keterampilan kerja sama di antara anak-anak. “Mengajak anak untuk terlibat dalam kegiatan kelompok dapat melatih keterampilan sosial seperti berbagi dan bergantian,” tambah Dr. Rahmawati.
Orang tua juga dapat berperan aktif selama playdate, misalnya dengan memfasilitasi permainan atau mendampingi anak dalam menyelesaikan masalah kecil yang mungkin muncul selama bermain. Hal ini akan membantu menciptakan lingkungan bermain yang aman dan mendidik bagi semua anak yang terlibat.
Pada akhirnya, playdate yang dirancang dengan baik akan memberikan pengalaman positif tidak hanya bagi anak, tetapi juga bagi orang tua. “Komunikasi dan observasi selama playdate juga menawarkan peluang bagi orang tua untuk memahami lebih dalam karakter dan preferensi sosial anak mereka,” tutur Dr. Rahmawati.
Diolah dari laporan Tirto.id.

