ZONAUTARA.com – Sebanyak 7.000 liter air bersih telah disalurkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) kepada Pemerintah Kampung Kanang, Kecamatan Siau Timur, untuk membantu warga yang terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau.
Penjabat Kapitalau Kampung Kanang, Brandolie Pusung Kalangit, mengatakan bantuan tersebut telah disalurkan dalam dua tahap.
“Tahap pertama didistribusikan sebanyak 3.000 liter, kemudian tahap kedua 4.000 liter,” kata Brandolie kepada Zonautara.com, Kamis (6/8/2026).
Kampung Kanang dihuni sekitar 1.120 jiwa. Meski memiliki sumber mata air, distribusinya belum menjangkau seluruh wilayah kampung sehingga sebagian warga masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
“Ada tiga lindongan yang terdampak saat ini,” ujarnya.
Menurut Brandolie, musim kemarau menjadi persoalan yang hampir setiap tahun dihadapi masyarakat. Saat pasokan air menipis, warga terpaksa membeli air bersih dengan harga yang cukup mahal. Untuk memperoleh sekitar 1.100 liter air, warga harus mengeluarkan biaya hingga ratusan ribu rupiah.
Berdasarkan data pemerintah kampung, lebih dari 70 persen warga kini terdampak krisis air bersih.
Tidak hanya menyebabkan kekurangan air untuk kebutuhan sehari-hari, kemarau panjang juga mulai mengancam sektor pertanian. Tanaman pala, yang menjadi komoditas utama masyarakat, menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
“Dari laporan masyarakat, buah pala mulai mengecil dan berkeriput. Kami khawatir jika kondisi ini terus berlanjut akan menyebabkan gagal panen,” kata Brandolie.
Ia menjelaskan, sebagian besar warga Kampung Kanang menggantungkan mata pencaharian dari hasil perkebunan pala. Karena itu, dampak kemarau tidak hanya dirasakan pada kebutuhan air bersih, tetapi juga berpotensi menekan pendapatan masyarakat.
Sebagai Penjabat Kapitalau, Brandolie mengaku rutin mengajukan permohonan bantuan air bersih kepada posko penanggulangan bencana kekeringan karena tingginya kebutuhan masyarakat.
“Kalau tidak segera ditangani, dampaknya akan semakin meluas. Kami tidak ingin masyarakat menjadi resah. Meski belum lama menjabat, saya ingin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

