Risna, anak korban drag race Kotamobagu pertanyakan aspek keselamatan lomba

Delapan orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Polisi lakukan penyelidikan.

Yusril Umbola
Penulis: Yusril Umbola
Editor: Redaktur
Lokasi kejadian saat kecelakaan maut dalam ajang Open Tournament TDR Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 pada Minggu (9/8/2026) / (Foto: Zonautara.com/Yusril Umbolla)

ZONAUTARA.com — Tangis Risna Mokodongan pecah ketika kembali mengingat ibunya, Bio Mokoagow, salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi Open Tournament TDR Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026.

Bio Mokoagow, warga Bilalang III, menjadi satu dari delapan orang yang meninggal dunia setelah sebuah mobil peserta keluar dari lintasan dan menghantam area penonton di Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Minggu (9/8/2026).

Bagi Risna, kehilangan itu bukan hanya duka keluarga. Ia juga menjadi pertanyaan besar tentang keselamatan penonton dalam sebuah kegiatan balap yang digelar di jalan umum dan disaksikan banyak warga.

Risna mengaku semakin prihatin setelah melihat rekaman video detik-detik kecelakaan. Dari video itu, ia mempertanyakan bagaimana kendaraan bisa keluar dari lintasan dan menabrak kerumunan.

“Kalau saya lihat dari video ini, ada unsur kesengajaan,” ujar Risna, Selasa malam (11/8/2026).




Pernyataan Risna merupakan ungkapan keluarga korban yang masih diliputi duka dan mempertanyakan aspek keselamatan di lokasi kejadian. Dugaan mengenai penyebab kecelakaan, termasuk apakah ada unsur kesengajaan, kelala kelian, gangguan teknis, atau faktor lain, masih menjadi bagian dari proses penyelidikan kepolisian.

Hingga saat ini, polisi belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut.

Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik sebelumnya mengatakan penyidik masih melengkapi bahan keterangan. Sejumlah pihak telah diperiksa, mulai dari panitia penyelenggara, pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI), hingga pembalap.

“Sampai dengan saat ini penyidik Polres Kotamobagu sudah melakukan pemeriksaan terhadap panitia penyelenggara, IMI, dan pembalap. Kita masih lengkapi bahan-bahan keterangan, kami masih bekerja,” kata Abdul Kholik.

Dari pantauan Zonautara.com di Mapolres Kotamobagu sebelumnya, hingga Selasa dini hari sekitar pukul 00.30 WITA, sedikitnya 12 saksi diperiksa di ruang Unit Pidana Umum Jatanras Satreskrim Polres Kotamobagu.

Penyidik masih menelusuri rangkaian penyelenggaraan kegiatan, termasuk pihak-pihak yang terlibat sebelum dan saat perlombaan berlangsung.

Abdul Kholik mengatakan, berdasarkan informasi awal dari TKP, kendaraan peserta diduga mengalami lepas kontrol setelah melewati titik finish.

“Informasi awal dari TKP mengalami lepas kontrol sehingga setelah melewati titik finish pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraan sehingga menghantam penonton,” ujarnya.

Menurut Abdul Kholik, pengemudi mobil yang terlibat dalam kecelakaan tersebut saat ini dirujuk ke rumah sakit di Manado untuk mendapatkan penanganan medis. Ia menegaskan penyidik masih bekerja untuk membuat peristiwa itu terang.

“Saat ini pengemudi dirujuk di rumah sakit di Manado untuk penanganan medis. Pertimbangan aspek manusia, asas praduga tak bersalah, maka kami sedang kembangkan untuk dibuatkan secara terang,” katanya.

“Belum ada yang ditetapkan tersangka karena ini masih berproses. Tentang izin kegiatan, kita berdasar atas mekanisme yang ada, pemeriksaan sedang berproses,” ujar Abdul Kholik.

Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie juga telah turun langsung ke Kotamobagu untuk meninjau tempat kejadian perkara. Ia menegaskan semua pihak yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan berpotensi diperiksa.

“Tentunya semua pihak kita akan periksa. Ini kan kita akan lihat alurnya, dari panitia penyelenggara, siapa potensi yang ada di sini,” kata Roycke.

Roycke juga menyebut potensi penetapan tersangka terhadap pengemudi cukup besar apabila unsur kelalaian terbukti.

“Tapi kalau yang pengemudi, itu sudah jelas. Walaupun kelalaiannya, itu sudah jelas. Tersangka potensinya besar,” ujarnya.

Sementara itu, Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Polri bersama Ditlantas Polda Sulut dan Polres Kotamobagu telah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dengan metode ilmiah. Olah TKP dilakukan untuk merekonstruksi kejadian sebelum, saat, dan setelah kecelakaan secara visual 3D.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Yudy Kristanto mengatakan Tim TAA diturunkan dari Mabes Polri atas perintah langsung Kakorlantas Polri.

“Tim TAA mendapat perintah langsung dari Kakorlantas, diturunkan dari Mabes Polri untuk membantu Polda Sulut dan Polres Kotamobagu untuk mengungkap peristiwa ini,” kata Yudy.

Menurut Yudy, alat yang digunakan dapat membantu memperkirakan kecepatan kendaraan saat melewati titik finish.

“Alat yang diturunkan adalah alat yang secara metode ilmiah untuk mengungkap kejadian sebelum, saat kejadian, dan pascakejadian secara visual 3D. Dengan metode ini bisa diperkirakan kecepatan kendaraan saat masuk finish,” ujarnya.

Di lokasi kejadian, tanda-tanda duka masih terlihat. Pada Senin malam, keluarga korban menyalakan lilin di sekitar Jalan A.P. Mokoginta sebagai bentuk penghormatan bagi mereka yang meninggal dunia.

Kritik terhadap aspek keselamatan juga mengemuka. Rumah warga berada dekat dengan lintasan, sementara pembatas antara lintasan dan area penonton disebut hanya berupa pagar kayu darurat yang mudah bergeser. Pembatas tersebut dinilai tidak mampu menahan benturan kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Bagi keluarga korban seperti Risna, penyelidikan bukan hanya soal mencari siapa yang bersalah. Lebih dari itu, mereka menunggu jawaban tentang mengapa sebuah kegiatan yang semula menjadi tontonan warga berubah menjadi tragedi yang merenggut nyawa orang-orang terkasih.

Keluarga korban berharap peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang, terutama dalam memastikan standar keselamatan penonton pada kegiatan serupa di masa mendatang.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com