ZONAUTARA.com – Kepolisian Daerah Metro Jaya bersama Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas telah melakukan ekshumasi terhadap makam Sutrimo di Desa Wlahar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8). Langkah ini dilakukan untuk mendukung penyelidikan penyebab kematian almarhum.
Sutrimo diketahui merupakan mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah. Konfirmasi dari Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyebutkan bahwa pemeriksaan jenazah Sutrimo dilakukan dalam tiga tahapan utama.
“Hari ini (12/8) ada tiga tahapan kegiatan, yang pertama pelaksanaan bongkar kuburan atau lebih banyak kita kenal dengan istilah ekshumasi,” kata Budi di Wangon, Banyumas, Rabu (12/8). Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan luar untuk memastikan identifikasi, serta mengevaluasi organ dalam jenazah with bantuan tim dokter dari PDFMI.
Laporan dari pihak keluarga pada Sabtu (8/8) menyusul adanya isu kematian yang tidak jelas, mendorong pihak kepolisian untuk mengambil langkah ekshumasi. Ketua PDFMI, Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti, menjelaskan bahwa pemeriksaan organ dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan ahli dari berbagai laboratorium.
Meski jenazah telah dimakamkan sejak 23 Juli 2026, tim forensik optimis dengan kondisi tanah makam. “Prosesnya pengambilan sampel, nanti menunggu hasilnya,” ujar Hastry. Hasil awal diharapkan bisa diperoleh pada hari yang sama, sementara analisis lebih lanjut memerlukan waktu lebih panjang.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

