ZONAUTARA.com – Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengungkapkan bahwa sekitar 85 ribu hektare kawasan konsesi perusahaan di Indonesia mengalami kebakaran akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Kebakaran tersebut tersebar di sejumlah wilayah konsesi perusahaan di Sumatera dan Kalimantan,” jelas Jumhur saat melakukan peninjauan di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu.
Pemerintah mencatat ada sekitar 335 perusahaan dengan konsesi yang terindikasi memiliki titik api. Verifikasi lapangan akan dilakukan terhadap perusahaan yang wilayah konsesinya terbakar. Jumhur menilai bahwa kondisi karhutla di Riau saat ini mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya, berkat upaya mitigasi pemerintah dan kepolisian.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Pol Herry Heryawan membenarkan bahwa secara keseluruhan, karhutla di Riau mengalami penurunan. Namun, kebakaran di Desa Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, masih menjadi perhatian dengan sekitar 280 hektare yang terbakar selama 21 hari terakhir.
Herry menjelaskan bahwa kondisi lahan gambut di Kerumutan membuat pemadaman membutuhkan penanganan intensif, termasuk operasi udara. Penanganan karhutla tidak hanya ketika api muncul, tetapi juga melalui langkah mitigasi sebelumnya dan penanganan pascabencana.
Polda Riau bersama Dinas Kesehatan Provinsi Riau juga melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat di Kerumutan dan membagikan masker serta memberikan trauma healing kepada warga terdampak asap, terutama anak-anak.
Diolah dari laporan Antara – Top News.

