ZONAUTARA.com – Hari ini, isu energi terbarukan dan insiden penerbangan menjadi sorotan utama di Indonesia. Kebijakan besar peluncuran program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) oleh Presiden Prabowo di Bali menunjukkan komitmen pemerintah terhadap kemandirian energi, sementara insiden tergelincirnya pesawat milik TNI AU di Bandara Hasanuddin memunculkan pertanyaan soal keselamatan penerbangan di tanah air.
Pesawat Tergelincir di Bandara Hasanuddin
Dikutip dari Antara, sebuah pesawat Cassa milik TNI AU tergelincir di landasan pacu Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Peristiwa ini terjadi untuk kali kedua dalam dua hari berturut-turut, menambah daftar panjang insiden penerbangan di bandara tersebut. Penanganan insiden masih berlangsung di lokasi.
Baca selengkapnya di Antara – Top News →
Pupuk Indonesia Melakukan Transformasi Bisnis
Sebagaimana dilaporkan oleh CNBC Indonesia, Pupuk Indonesia mengklaim telah mencapai efisiensi dan kualitas lebih baik melalui peralihan skema subsidi pupuk. Dengan produksi tahunan mencapai 14,8 juta ton, perusahaan ini juga mengolah sektor petrokimia dan mendukung inisiatif dekarbonisasi.
Baca selengkapnya di CNBC Indonesia – News →
Prabowo Resmikan PLTS 100 GW di Bali
Dilaporkan oleh Detik, Presiden Prabowo meresmikan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GW di Jembrana, Bali pada 25 Agustus 2026. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil.
Baca selengkapnya di Detik – Berita →
Meskipun program energi terbarukan terus berkembang, perhatian juga diperlukan untuk aspek keselamatan transportasi, khususnya dalam sektor penerbangan yang beberapa kali mengalami insiden.

