Ketidakpercayaan Warga Middlesbrough terhadap Polisi Usai Kecelakaan A66

Ketidakpercayaan warga Middlesbrough meningkat setelah kecelakaan fatal di A66 yang menewaskan tujuh orang.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: BBC News

ZONAUTARA.com – Di Grangetown, dekat Middlesbrough, suasana malam hari kerap diwarnai aksi nekat anak muda. Dua remaja dengan balaclava mengendarai sepeda quad di taman, di mana anak-anak lain berkumpul mengamati. Di tengah operasi besar yang digelar setelah kematian dua polisi dan lima pemuda dalam kecelakaan di A66, ketidakpercayaan warga terhadap aparat meningkat.

Sejak kecelakaan tersebut, lebih dari 20 orang telah ditangkap di Middlesbrough dan sekitarnya dalam penyelidikan kejahatan terorganisir serius. Beberapa sumber mengindikasikan adanya dua geng yang saling bersaing, memicu lonjakan kekerasan.

Saat ditanya tentang situasi ini, pengendara quad menyampaikan bahwa mereka tidak merasa area tersebut di luar kendali. “Mereka bilang ada geng, tapi tidak ada geng,” kata salah satu pengendara.

Penyebab utama kecelakaan bermula ketika sebuah Volkswagen Passat yang dikejar polisi menabrak kendaraan polisi di A66, menewaskan semua yang terlibat. Lima pemuda dalam Passat, yakni Michael Cahill, Jakub Matusiak, Makai Saddington, Theo Rae, dan Cole Worthy, ikut gugur bersama dengan PC Matthew Blades dan PC Tom Clough.

Ketakutan warga semakin meningkat setelah rumah ayah Cole Worthy menjadi sasaran perusakan pada malam yang sama di Acklam, wilayah yang berbeda jauh dari Grangetown. Banyak penduduk memilih diam, khawatir akan keselamatan mereka bila terlibat.




Diolah dari laporan BBC News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com