DPR Desak Pemerintah Tingkatkan Mitigasi Dini Gunung Api

DPR mendorong pemerintah untuk memperkuat mitigasi dini guna meminimalkan dampak erupsi gunung api di Indonesia.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Dalam menyikapi meningkatnya aktivitas sejumlah gunung api di Indonesia, termasuk Gunung Anak Krakatau yang saat ini berstatus Waspada, pemerintah diminta oleh DPR RI untuk memperkuat sistem kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Hal ini guna mengantisipasi potensi bencana terkait.

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB, Maman Imanul Haq, menyatakan pentingnya kesiapsiagaan sejak dini untuk menekan potensi korban jiwa maupun kerusakan material akibat erupsi. “Erupsi gunung berapi memang tidak selalu bisa dicegah, tetapi risikonya bisa dikurangi. Karena itu, pemerintah harus hadir dengan sistem peringatan dini yang kuat, informasi yang cepat dan akurat, serta perlindungan yang benar-benar sampai kepada masyarakat,” ujar Maman di Jakarta, Senin (7/9).

Selain Gunung Anak Krakatau, beberapa gunung api lain juga menunjukkan aktivitas vulkanik dan berada pada level kewaspadaan tertentu, seperti Gunung Semeru, Gunung Ibu di Maluku Utara, dan Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur. Maman menegaskan bahwa mitigasi tidak boleh menunggu hingga erupsi terjadi, melainkan harus dilakukan secara proaktif dari awal.

Ia menambahkan bahwa perkembangan status vulkanik dan potensi bahaya harus disampaikan secara cepat dan mudah dimengerti oleh masyarakat melalui kanal resmi pemerintah. “Setiap perkembangan status dan potensi bahaya harus disampaikan secara cepat, sederhana, dan mudah dipahami masyarakat melalui kanal resmi pemerintah. Jangan sampai masyarakat justru mendapatkan informasi dari media sosial yang belum tentu benar,” katanya.

Maman juga menyerukan penguatan koordinasi lintas sektor untuk memastikan bahwa BNPB, BPBD, TNI/Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat memiliki pembagian tugas yang jelas. “Pemerintah juga harus mengantisipasi dampak erupsi yang tidak hanya berkaitan dengan keselamatan warga, tetapi juga kesehatan, transportasi, pertanian, ketersediaan air bersih, serta aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.




Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com