ZONAUTARA.com – Pentingnya sumber energi dan dinamika politik internasional kembali menjadi sorotan dalam berita nasional hari ini. Minyak bumi yang diprediksi akan habis dalam 40 tahun ke depan dan rencana pembangunan pusat militer AS di Greenland oleh Trump memunculkan kekhawatiran akan ketahanan energi dan stabilitas geopolitik, sekaligus menjadi cermin bagi Indonesia untuk bijak menyikapi ketergantungan pada sumber energi fosil dan memperhatikan perkembangan di peta politik internasional.
Minyak Bumi Diprediksi Habis 40 Tahun Lagi
Dikutip dari Antara, meski cadangan minyak mentah dunia diperkirakan cukup untuk 40 tahun ke depan, ini tidak berarti minyak bumi benar-benar akan habis. Penggunaan dan pengelolaan sumber daya tetap menjadi tantangan besar yang harus dihadapi oleh negara-negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Baca selengkapnya di Antara – Ekonomi →
Trump Bangun Pusat Militer di Greenland
Dilaporkan CNBC Indonesia, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan dengan Greenland dan Denmark untuk membangun fasilitas militer di Greenland. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya AS untuk memperkuat pengaruhnya di wilayah Arktik di tengah persaingan geopolitik yang semakin meningkat.
Baca selengkapnya di CNBC Indonesia – News →
Basarnas Perpanjang Operasi KM Virgo
CNN Indonesia melaporkan bahwa Basarnas memperpanjang operasi pencarian korban KM Virgo selama tujuh hari ke depan setelah belum menemukan 126 dari 243 penumpang yang hilang. Kecelakaan ini terjadi di perairan Masalembo dan operasi pencarian masih terus berlangsung.
Baca selengkapnya di CNN Indonesia – Nasional →
Keputusan perpanjangan operasi pencarian KM Virgo membuka harapan baru bagi keluarga korban. Di sisi lain, prediksi habisnya minyak bumi perlu mendorong kebijakan berbasis energi terbarukan yang lebih konkret.

