Empat Anggota OPM Kembali ke NKRI, Serahkan Senjata ke Satgas TNI

Empat anggota OPM di Papua bergabung kembali ke NKRI dengan menyerahkan senjata ke TNI, menandai langkah reintegrasi.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNN Indonesia – Nasional

ZONAUTARA.com – Empat anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, memutuskan untuk kembali bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Langkah tersebut ditandai dengan penyerahan empat pucuk senjata api kepada Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, dalam upacara reintegrasi nasional di halaman Makodim 1714/Puncak Jaya.

Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, memberikan penghargaan atas keberanian keempat mantan anggota OPM yang memilih untuk kembali bersama masyarakat. “Keberanian bukan hanya ketika seseorang mampu mengangkat senjata, tetapi juga ketika berani meletakkannya dan memilih kehidupan yang lebih baik. Hari ini bukan tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Hari ini adalah tentang memilih masa depan,” ujar Riyanto dalam keterangannya yang diterima di Timika.

Riyanto menekankan bahwa penyerahan senjata ini bukan akhir dari proses. Sebaliknya, ini adalah awal baru di mana masyarakat dan pemerintah harus mendukung kembalinya mereka ke kehidupan normal. “Senjata yang diserahkan hari ini menjadi tanda bahwa satu jalan lama telah ditinggalkan. Setelah ini, mari kembali kepada keluarga, membangun kampung, berkebun, bekerja, beribadah, dan bersama-sama menjaga masa depan anak-anak Papua,” lanjutnya.

Riyanto menambahkan bahwa reintegrasi ini memerlukan kerjasama antara pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan terutama keluarga. Keempat orang yang kembali adalah Bongkar Tabuni, Lipar Tabuni dari OPM Kodap X/Tolikara, serta Bejo Tabuni dan Kopitua Tabuni dari OPM Kodap XXVIII/Yambi, dengan Kopitua Tabuni menjabat sebagai Koordinator Lapangan (Danops Wil) OPM Kodap XXVIII/Yambi.

Senjata yang diserahkan meliputi satu AR-15 kaliber 5,56 mm, satu pistol revolver kaliber 9 mm, satu pistol Trailside Sig Arms kaliber .22 LR yang diserahkan oleh Bejo Tabuni, serta satu pistol Combat kaliber 9 mm yang diserahkan oleh Lipar Tabuni.




Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com