ZONAUTARA.com – Delegasi Indonesia mengamati pelaksanaan Pemilu Duma Rusia yang berlangsung dari 18-20 September 2026 di beberapa wilayah, termasuk Moskow, Krai Krasnoyarsk, dan lainnya. Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, mengungkapkan bahwa pemilu ini berjalan aman, tertib, dan transparan dengan prosedur hukum yang terstruktur.
Delegasi memantau tahapan pemilu dari pembukaan TPS hingga penentuan hasil. Tamsil menyoroti adanya landasan hukum untuk mengatur hak pemilih dan transparansi yang memungkinkan pengamat dan media mengakses informasi pemilu.
Rusia menggunakan sistem teknologi informasi untuk pengelolaan data pemilu, termasuk pemungutan suara elektronik dan CCTV untuk merekam proses. Tamsil mencatat fungsi teknologi sebagai percepatan pendataan dan pengawasan untuk memastikan hasil dapat diakses publik.
Namun, Tamsil menyarankan agar keamanan sistem dan independensi pemilihan tetap diperhatikan, begitu juga kondisi geografis Rusia yang berpengaruh pada akses pemilih.
Pemilu berakhir dengan kemenangan United Russia yang memimpin dengan 57,83% suara, memperoleh 355 dari 450 kursi Duma, dan menjadi pembelajaran bagi Indonesia dalam bidang digitalisasi dan keterbukaan informasi.
Diolah dari laporan Detik – Berita.

