ZONAUTARA.com – Pemutihan gigi atau teeth whitening sangat populer untuk memperindah penampilan senyum. Namun, sebelum melakukannya, pemeriksaan kesehatan gigi dan gusi adalah langkah awal yang penting. Menurut American Dental Association (ADA), pemeriksaan ini membantu mengenali penyebab perubahan warna gigi dan menilai kesesuaian prosedur bagi pasien.
Perubahan warna gigi tidak selalu disebabkan oleh noda makanan atau minuman, tetapi bisa karena faktor seperti usia, merokok, konsumsi kopi dan teh, atau akibat trauma. Cleveland Clinic menyarankan agar perubahan warna seperti cokelat atau abu-abu diperiksa lebih dulu oleh tenaga medis profesional.
Kondisi gigi berlubang juga harus ditangani sebelum prosedur pemutihan karena dapat menimbulkan rasa sakit dan sensitivitas. Cleveland Clinic mencatat bahwa penanganan awal terhadap masalah ini penting untuk mencegah komplikasi saat atau setelah prosedur.
Selain gigi, kesehatan gusi juga perlu diperiksa. Gusi yang meradang atau berdarah dapat menandakan masalah serius, dan NHS menyarankan agar gigi tidak diputihkan jika ada masalah gusi aktif.
Pemutihan gigi efektif hanya pada gigi alami. Bahan pemutih tidak mengubah warna restorasi gigi dengan cara yang sama, sehingga perlu pengawasan profesional untuk mencegah hasil yang tidak diinginkan. Penting untuk memastikan kesehatan mulut terjamin sebelum menjalani prosedur pemutihan.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

