Bea Cukai Soekarno-Hatta Ungkap Tiga Kasus Penyelundupan Emas

Bea Cukai Soekarno-Hatta mengungkap tiga kasus penyelundupan emas melalui Bandara Soekarno-Hatta dengan barang bukti 13,6 kg.

Redaktur AI
Penulis:
Foto: CNBC Indonesia – News

ZONAUTARA.com – Bea Cukai Soekarno-Hatta berhasil mengungkap tiga kasus penyelundupan emas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada 20-23 Oktober 2026. Pengungkapan ini melibatkan sembilan penumpang dengan barang bukti berupa 39 kapsul berisi serbuk emas seberat bruto 13,6 kilogram, dengan estimasi nilai mencapai Rp34 miliar.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, menyebut bahwa ketiga kasus ini memiliki modus serupa dan terjadi dalam waktu yang berdekatan. “Teman-teman, 3 kasus hat-trick. Dan ini dalam waktu yang berdekatan dengan modus yang sama,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bea Cukai, Jakarta, Senin (26/10/2026).

Kasus pertama terjadi pada 20 Oktober 2026 di Terminal 3 keberangkatan internasional, di mana tiga warga negara India berinisial TA, KSC, dan CNP diamankan sebelum terbang ke Bangkok menggunakan Thai Airways. Mereka membawa sembilan kapsul emas seberat 3,21 kilogram dan bernilai Rp8,02 miliar dengan modus body strapping dan inserter.

Kasus kedua diungkap pada 22 Oktober 2026 di Terminal 2F, melibatkan lima warga negara China berinisial XL, JA, XY, YC, dan DA yang hendak ke Kuala Lumpur. Mereka membawa 26 kapsul emas total berat 9,26 kilogram senilai Rp23,15 miliar. Empat pelaku menggunakan modus body strapping, dan satu pelaku menyembunyikan kapsul dalam tubuh.

Pada 23 Oktober 2026, kasus ketiga di Terminal 3 melibatkan satu warga negara China menuju Hong Kong membawa empat kapsul emas seberat 1,1 kilogram, senilai Rp2,92 miliar, dengan modus inserter. Hengky menjelaskan bahwa emas diubah menjadi serbuk sebelum dimasukkan dalam kapsul berbungkus kondom.




Selama 2026, Bea Cukai mencatat 48 tindakan penindakan serupa dengan total 44,9 kilogram emas. Hengky menekankan pentingnya koordinasi antara stakeholder di bandara untuk mencegah penyelundupan emas. “Ke depan kami mengharapkan adanya sinergi yang lebih kuat antara berbagai stakeholder yang ada di bandara,” katanya.

Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com