PBNU Apresiasi Kapolri Responsif dalam Kasus Penggeledahan Ponpes Sukoharjo

PBNU memuji Kapolri atas respons tegas dan terbuka dalam menangani polemik penggeledahan Ponpes Sukoharjo.

Redaktur AI
Penulis:
Foto: Detik – Berita

ZONAUTARA.com – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Gus Gudfan Arif memuji langkah tegas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam menangani polemik penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul Quran di Kabupaten Sukoharjo dan Karanganyar, Jawa Tengah. Kapolri mencopot AKBP Andhika Dharma Sena dari jabatan Kapolres Sukoharjo sebagai respons terhadap insiden tersebut.

Gus Gudfan menyatakan bahwa Polri menunjukkan keterbukaan terhadap kritik dan keluhan masyarakat. “Kami mengapresiasi Kapolri yang sangat responsif dan terbuka terhadap saran, kritik, serta keluhan masyarakat. Langkah ini menunjukkan bahwa Polri tidak menutup diri terhadap evaluasi, terutama dalam memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional dan berkeadilan,” ujar Gus Gudfan.

Selain itu, PBNU juga mendukung pemeriksaan yang dilakukan terhadap AKBP Andhika Dharma di Mabes Polri. Menurut Gus Gudfan, hal ini menunjukkan kesungguhan Polri dalam melakukan pembenahan internal tanpa mengabaikan aspirasi masyarakat. “Kami menyampaikan terima kasih dan dukungan kepada Bapak Kapolri yang telah mengambil langkah tegas, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap pejabat terkait,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Gus Gudfan juga mengingatkan bahwa semangat Polri bersama masyarakat adalah penting untuk memastikan keamanan. “Inilah semangat Polri bersama masyarakat. Polisi hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Ketika ada keluhan, didengarkan. Kami berharap proses pemeriksaan internal berjalan secara transparan dan adil,” ucapnya.

Keputusan Kapolri ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2463/XI/KEP./2026. AKBP Andhika Dharma Sena dimutasikan menjadi Perwira Menengah Stamaops Polri dan posisinya sebagai Kapolres Sukoharjo diisi oleh AKBP Indra Maulana Saputra. Pergantian jabatan ini ditekankan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko sebagai komitmen pembenahan internal.

Diolah dari laporan Detik – Berita.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com