🗺 Peta Laporan 💰 Dampak Ekonomi 📊 Dashboard 🤖 Analisis AI 🔥 Kemarau 2026 📋 Panduan 🌱 Tentang Project ✏️ Laporkan + Buat Laporan
Data live dari laporan warga · Sulawesi Utara

Berapa rupiah yang hilang dari warga Sulut karena krisis iklim?

Perubahan iklim bukan hanya soal banjir dan kekeringan — ini soal kerugian nyata yang dialami warga setiap hari. Platform ini menghimpun dan memvisualisasikan data kerugian ekonomi langsung dari laporan warga Sulawesi Utara.

Estimasi kerugian terdokumentasi
Laporan mengandung data kerugian
Kabupaten/kota terdampak
Laporan keparahan tinggi
ℹ️
Catatan metodologi: Angka kerugian di halaman ini bersumber dari estimasi yang dilaporkan langsung oleh warga dan belum melalui triangulasi data BPS/BMKG. Ini adalah data mentah yang hidup — akan terus diperbarui seiring laporan baru masuk dan laporan yang tidak valid dihapus. Jangan gunakan sebagai angka final tanpa verifikasi tambahan.
Kerugian per Kategori Dampak
Akumulasi estimasi kerugian dari laporan warga terverifikasi
Memuat data...
Total kerugian terdokumentasi
Kerugian per Kabupaten/Kota
Wilayah dengan kerugian tertinggi berdasarkan laporan warga
Memuat data...
Laporan dengan Kerugian Tertinggi
10 laporan dengan estimasi kerugian terbesar — klik untuk melihat detail
Memuat data...
Bagaimana kerugian ekonomi dihitung?
1. Estimasi Mandiri Warga

Setiap pelapor dapat menyertakan estimasi kerugian dalam rupiah — kerusakan properti, hilangnya hasil panen, biaya perbaikan, atau hari kerja yang hilang.

2. Verifikasi Redaksi

Tim Zonautara.com meninjau laporan sebelum ditandai "Terverifikasi". Angka kerugian yang tidak masuk akal akan diberi catatan atau dikembalikan ke pelapor.

3. Data Terbuka

Semua data kerugian dipublikasikan terbuka (CC BY 4.0) untuk digunakan jurnalis, peneliti, NGO, dan pembuat kebijakan. Triangulasi dengan BPS/BMKG sedang dikembangkan.

📋
Laporkan Kerugian Ekonomi Kamu

Warga yang mengalami kerugian akibat krisis iklim — ceritamu adalah data yang akan membuat angka ini lebih akurat dan kebijakan lebih berpihak pada masyarakat terdampak.