Connect with us

ZONAPEDIA

Ternyata, Ini Bahasa Indonesianya Lagu Despacito

Published

on

ZONAUTARA.com – Lagu berjudul Despacito hingga saat ini masih digandrungi para penikmat musik di dunia, salah satunya di Indonesia.

Lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi terkenal asal Puerto Rico Luis Fonsi dan dirilis sejak awal 2017 lalu sangat disukai oleh orang tua, anak muda hingga remaja.

Lagu ini pun memiliki dua versi, yakni yang dinyanyikan Luis Fonsi dengan Daddy Yankee dan yang satu lagi dinyanyikan oleh Luis Fonsi dengan Justin Bieber featuring Daddy Yankee.

Tak sedikit orang yang mendengarkan Despacito, secara spontan menyanyikan lagu ini walaupun tak mengetahui arti sebenarnya. Padahal lirik-lirik di dalam lagu itu mengandung arti tindakan yang mesum.

Berikut ini lirik dan arti lagu Despacito dalam Bahasa Indonesia, dilansir dari BestofLyric, sebagaimana yang dikutip dari laman okezone.com

Despacito

Pelan-pelan

Quiero respirar tu cuello despacito

Aku ingin benrnapas di lehermu pelan-pelan

Deja que te diga cosas al oído

Biarkan aku berbisik di telingamu

Para que te acuerdes si no estás conmigo

Supaya kau bisa mengingat aku saat kau tak bersamaku

Despacito

Pelan-pelan

Quiero desnudarte a besos despacito

Aku ingin melepas pakaianmu secara perlahan sambil menciummu

Firmo en las paredes de tu laberinto

Memasuki “dinding labirin” mu

Y hacer de tu cuerpo todo un manuscrito

Dan membut tanda diseluruh tubuhmu

(Sube, sube, sube Sube, sube)

(Naik, naik, naik, naik)

Quiero ver bailar tu pelo

Aku ingin melihat tarianmu.

Quiero ser tu ritmo

Aku ingin mengikuti ritmemu

Que le enseñes a mi boca

Aku ingin kau mengajar mulutku

Tus lugares favoritos

Bagian favoritmu

(Favorito, favorito, baby)

(favorit favorit, sayang)

Déjame sobrepasar tus zonas de peligro

Biarkan aku melewati zona berbahayamu

Hasta provocar tus gritos

Hingga aku membuatmu berteriak

Y que olvides tu apellido

Dan membuatmu melupakan nama terakhirmu

Hal ini sungguh menjadi sebuah ironi karena di Indonesia sendiri tidak sedikit anak-anak yang menyukai dan menyanyikan lagu ini. Padahal umur-umur seperti mereka sangat tidak layak untuk mengatakan hal-hal seperti yang diartikan lagu yang sangat viral tersebut.

 

Editor: Eva Aruperes

 

Bagikan !

ZONAPEDIA

Inovasi harus mengenal Patent Mapping

Paten terkait dengan hak cipta

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Inovasi perlu memiliki pemahaman mengenai paten. Demikian yang dikatakan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan lndustri (BPPI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Ngakan Timur Antara di Jakarta, Senin (19/08/2019).

Menurutnya, hal tersebut beralasan karena paten terkait dengan hak cipta. Melalui paten, kita mengetahui celah-celah mana yang harus kita miliki dan melakukan proses inovasi pembela­jaran lebih lanjut untuk menyempurnakan apa yang telah dilakukan orang lain.

“Jadi, terhindar dari masalah gugatan hukum, serta tidak terjadi tumpang-tindih,” ujar Ngakan.

Dalam etimologinya, imbuhnya, paten adalah hak eksklusif inventor atas invensi di bidang teknologi dalam kurun waktu tertentu untuk melaksanakan sendiri atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakan invensinya.

Sementara itu, hak cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberi izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Terkait hal tersebut, Kemenperin sedang mendorong pemanfataan Patent Mapping bagi para pelaku industri manufaktur di Indonesia. Patent Mapping merupakan suatu metode untuk melakukan identifikasi dan pemetaan teknologi yang sedang berkembang melalui pengolahan dan pemanfaatan database paten di seluruh negara anggota World Intellectual Property Organization (WIPO).

“Hasil dari Patent Mapping dimaksudkan untuk dapat dijadikan acuan rekomendasi kebijakan dalam penyusunan strategi yang tepat,” tuturnya.

Ngakan menyebutkan, salah satu pemanfaatan Patent Mapping tools ini, misalnya untuk melakukan identifikasi dan pemetaan perkembangan teknologi daur ulang baterai di berbagai negara. Dalam hal ini, Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Bandung, salah satu unit kerja di bawah BPPI, sedang melakukan penelitian terkait daur ulang limbah baterai ion lithium.

“Jadi, nanti hasilnya diharapkan sebagai salah satu solusi dalam mengatasi potensi permasalahan lingkungan atas baterai kendaraan listrik di masa depan,” ungkapnya.

Ngakan menjelaskan, bahwa dalam pengembangan kendaraan listrik, 60 persen kuncinya ada pada baterai dan bahan untuk membuat baterai.

“Dalam perkembangannya ke depan, perlu dipertimbangkan bagaimana tata kelola penggunaan baterai dari kendaraan listrik, agar nantinya tidak menimbulkan permasalahan terhadap lingkungan,” tuturnya.

Apalagi, lanjut Kepala BPPI, pemerintah telah menerbitkan regulasi untuk menstimulus percepatan pengembangan produksi kendaraan listrik di dalam negeri. Ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

“Oleh karena itu, BPPI sebagai unit kerja di lingkungan Kemenperin yang bertanggung jawab men­jalankan program pembentukan ekosistem inovasi, terus fokus men­dorong terciptanya ekosistem inovasi dengan melibatkan parti­sipasi dari seluruh stakeholder,” paparnya. 

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com