Lestari Bumi Hijau ajak publik jaga alam lewat camping ground di Klabat

Komunitas Lestari Bumi Hijau sendiri diketahui fokus pada sejumlah program, seperti aksi bersih alam dan konservasi satwa di wilayah Minahasa Utara, termasuk perlindungan habitat di Gunung Soputan serta sanctuary burung maleo, spesies endemik yang terancam.

Penulis: Tonny Rarung
Editor: Neno Karlina Paputungan
Kolaborasi komunitas, swasta, dan pemerintah dalam kegiatan camping ground di Gunung Klabat sebagai upaya mendorong gerakan konservasi berkelanjutan. (Foto: Zonautara.com/Tonny Rarung).

ZONAUTARA.com – Komunitas Lestari Bumi Hijau menggelar kegiatan camping ground di kaki Gunung Klabat pada 2 sampai 3 Mei 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak dan dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi pemerhati lingkungan untuk terlibat langsung dalam aksi konservasi.

Lestari Bumi Hijau ajak publik jaga alam lewat camping ground di Klabat
Suasana camping ground Komunitas Lestari Bumi Hijau di kaki Gunung Klabat, Minahasa Utara, yang menjadi ruang edukasi sekaligus aksi nyata pelestarian lingkungan. (Foto: Zonautara.com/Tonny Rarung).

Ketua panitia, Brivy Clif Lotulong, mengatakan bahwa kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Consina dan Aqua.

“Kami sering berkolaborasi dengan pihak swasta dan pemerintah,” ujarnya.

Sebelumnya, komunitas ini juga telah menyelenggarakan kegiatan serupa di kawasan Gunung Soputan dan wilayah Airmadidi.




Lestari Bumi Hijau ajak publik jaga alam lewat camping ground di Klabat
Peserta kegiatan mengikuti rangkaian camping ground sambil belajar mengenal keanekaragaman hayati Sulawesi Utara dan pentingnya konservasi alam. (Foto: Zonautara.com/Tonny Rarung).

Kegiatan camping ground ini secara resmi dibuka oleh Dwi Nofriyadi, Kepala Pabrik PT Tirta Investama.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana bagi pemerhati lingkungan untuk mengenalkan keanekaragaman hayati Sulawesi Utara kepada masyarakat.

Komunitas Lestari Bumi Hijau sendiri diketahui fokus pada sejumlah program, seperti aksi bersih alam dan konservasi satwa di wilayah Minahasa Utara, termasuk perlindungan habitat di Gunung Soputan serta sanctuary burung maleo, spesies endemik yang terancam.

Dengan menggandeng mitra seperti PT Tirta Investama dan pemerintah setempat, komunitas ini menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan program konservasi secara berkelanjutan demi menjaga lingkungan bagi generasi mendatang.

Follow:
Fotografer.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com