Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

ZONAPEDIA

Hot Cross Bun, Makanan Wajib Saat Paskah Di Inggris

Published

on

Hot Cross Bun, roti yang lekat dengan tradisi Paskah di Inggris.(Foto: The Telegraph)

MANADO, ZONAUTARA.com – Setiap hari raya tentu punya keunikan tersendiri. Entah itu dari segi atribut, hiasan, tradisi, hingga makanan. Begitu juga dengan hari raya Paskah. Sejumlah negara di dunia punya ciri khas masing-masing dalam merayakan Paskah. Namun yang akan diulas kali ini adalah Hot Cross Bun, yaitu roti yang lekat dengan tradisi Paskah di Inggris.

Hot Cross Bun menjadi hidangan yang wajib disajikan pada Minggu Paskah di Inggris. Roti manis ini ditemukan pada abad ke-14 oleh biarawan dari St Albans. Roti tersebut telah menjadi bagian dari perayaan nasional Minggu Paskah sejak masa pemerintahan Ratu Elizabeth I.

Uniknya, roti ini memiliki ukuran tak biasa, yakni tiga kali lebih besar ketimbang roti sejenis pada umumnya. Disebut Hot Cross Bun karena roti ini pada bagian atasnya dicetak lambang salib. Di beberapa toko roti di Indonesia pun anda mudah mendapatkan roti dengan bentuk ini, meski namanya tentu bukan Hot Cross Bun.

Secara tradisional roti ini dimakan pada hari Jumat Agung. Selain dinikmati orang-orang di Inggris, pada saat Paskah roti ini juga dinikmati oleh negara-negara Commonwealth yang kental dengan tradisi Inggris dan negara-negara yang pernah dikuasai oleh Inggris. Seperti Australia, Kepulauan Inggris, Kanada, India, Selandia Baru, Pakistan, Afrika Selatan, dan beberapa bagian dari Amerika.

Sebagai jenis roti manis Hot Bun Cross biasanya menggunakan kismis atau isian didalamnya. Namun di Australia dan Selandia Baru, lebih populer roti bun cokelat atau kopi. Roti ini menggunakan campuran rempah-rempah yang sama, tapi campuran kismis biasanya diganti dengan cokelat chip. Ada juga roti bun dengan taburan buah, kurma atau caramel, begitu juga roti bun mini cokelat dan tradisional.

 

Editor: Rahadih Gedoan

Advertisement Hosting Unlimited Indonesia
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Permainan Anak Tradisional

Ceklen – Seri permainan anak tradisional Sulawesi Utara

Published

on

ZONAUTARA.com – Setiap daerah di Nusantara punya kekayaan tradisi dan budaya. Termasuk kekayaan dalam permainan anak yang lahir dari kekhasan daerah dan ciri masyarakatnya.

Begitu pula dengan Sulawesi Utara sebagai tempat berdiamnya beberapa etnis asli seperti etnis Sangihe Talaud, etnis Minahasa, dan etnis Bolaang Mongonoduw.

Wilayah ini punya beberapa jenis permainan anak tradisional, yang walaupun dalam beberapa hal mirip dengan daerah lain di Nusantara.

Kemajuan teknologi dan modernisasi memang telah meminggirkan permainan anak tradisional dan menggantinya dengan permainan elektronik. Padahal permainan anak tradisional sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan dan budi pekerti serta tumbuh kembang anak.

Zonautara.com mencoba merangkum berbagai permainan anak tradisional tersebut dalam Liputan Khas Seri Permainan Anak Tradisional Sulawesi Utara, yang diturunkan secara berseri lengkap dengan videonya.

Ceklen

Permainan ceklen atau juga biasa disebut bekel biasanya dimainkan oleh anak-anak perempuan. Permainan ini dikenal hampir di seluruh wilayah Indonesia, dengan nama yang berbeda-beda.

Anak-anak yang terdiri dari 2 hingga 5 orang anak, akan menggunakan biji bia, atau rumah kerang berukuran kecil.

Ada sebanyak 4, 6 hingga 8 biji bia yang digunakan, sesuai kesepakatan anak-anak yang terlibat dalam permainan.

Anak-anak akan duduk di lantai sambil bersila memainkan bola dan bia. Sebelum bermain, anak-anak harus melakukan “hum-pim-pah” atau suten untuk mencari siapa yang akan memulai permainan, berturut-turut sebanyak jumlah yang ikut bermain.

Tumbu tumbu blanga – Seri permainan anak tradisional Sulawesi Utara

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending