Connect with us

Olahraga

Memperingati Hari Adhyaksa, Kejati Sulut Gelar Kejuaraan Kajati Cup

Published

on

zonsulut.com

MANADO, ZONASULUT.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut M Roskanedi, mengajak seluruh Kontingen yang akan bertanding di Pekan Olahraga dalam rangka Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-58 Tahun 2018 agar menjunjung Tinggi Sportifitas Untuk Mewujudkan Soliditas dan Integritas Diri.

Hal tersebut dikatakan Roskanedi dalam sambutannya pada Upacara Pembukaan Kegiatan HBA ke-58 Tahun 2018, Kamis (12/7/2018) di Lapangan Koni Sario Manado.

“Kegiatan kita pada pagi hari ini adalah kegiatan awal dari rangakain kegiatan yang begitu padat dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-58 Tahun 2018. Pada pagi hari kegiatan pekan olahraga kita mulai dengan mengambil tema: Junjung Tinggi Sportifitas Untuk Mewujudkan Soliditas dan Integritas Diri,” jelas Roskanedi.

Memaknai apa yang menjadi tema dari kegiatan, Mantan Kajati Kalimantan Tengah ini menyebut, yang paling utama adalah sportifitas. Kegiatan yang diselenggarakan ini bukan mencari pemenang. Jadi yang  diharapkan Roskanedi selaku Pimpinan adalah keakraban yang tercipta sesama insan adhyaksa.

“Mari kita laksanakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, dengan sejujur-jujurnya, dengan semangat yang setinggi-tingginya sehingga kesan yang kita dapatkan, yang merupakan  hasil dari kegiatan ini adalah sesuatu yang bermanfaat baik bagi diri kita sendiri maupun institusi Kejaksaan RI Khususnya Kejati Sulut,” imbaunya.

“Sekali lagi saya ingatkan mari kita taati aturan dengan kesadaran yang penuh dengan keikhlasan sehingga hasil yang didapatkan adalah hasil yang terbaik. Mari kita wujudkan kebersamaan, karena dengan kebersamaan kita bisa menyelesaikan semua pekerjaan. Sekali lagi saya ingatkan junjung tinggi sportifitas  untuk mewujudkan soliditas dan integritas diri,” tegas Roskanedi.

Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan yakni Tarik Tambang, Catur, Volly Ball Putra dan Putri, Tenis Meja beregu Putra dan Putri, Tenis Lapangan Ganda Putra, Ganda Putri dan Ganda Campuran yang memperebutkan Piala Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut. Sedangkan khusus untuk anak-anak lomba yang dipertandingkan adalah Lari Kelereng, Makan Kerupuk, Mengisi sedotan dalam botol, dan Lomba Joget Balon.

Pelaksanaan lomba dipusatkan di lapangan olahraga Kompleks Gedung Koni Sario Manado dengan mengikutsertakan kontingen Kejati Sulut dan Kontingen Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado, Kejari Tomohon, Kejari Minahasa, Kejari Minahasa Utara, Kejari Bitung, Kejari Minahasa Selatan, Kejari Kotamobagu, dan Kejari Bolaang Mongondow Utara.

Editor: Rizali Posumah

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Olahraga

Kapolri beri semangat 3.100 penyelam untuk pemecahan rekor dunia selam

Dengan dengan dipecahkannya dua rekor lainnya, nama Indonesia, Manado, dan Bunaken bisa semakin mendunia.

Published

on

zonautara.com

MANADO, ZONAUTARA.com – Pantai kawasan Megamas Manado, Sabtu (03/08/2019), ramai dipadati ribuan orang. Mereka tampak antusias ingin menyaksikan pemecahan rekor dunia selam untuk dicatatkan pada Guinness World Record (GWR).

Ada dua rekor dunia selam yang akan dipecahkan, yaitu Pemecahan Rekor Penyelaman Massal Terbanyak (Most People Scuba Diving) dan Pembentangan Bendera Terbesar di Bawah Air (Largest Unfurled Flag Underwater). Di lokasi kegiatan, 3.100 penyelam dari berbagai usia dan gender yang sudah dikelompokkan telah bersiap untuk memecahkan dua rekor tersebut sekaligus.

Sebelumnya, Kamis (01/08/2019), Wanita Selam Indonesia (WASI) bersama ratusan penyelam berhasil memecahkan rekor Rangkaian Manusia Terpanjang di Bawah Air (Longest Human Chains Underwater). Sebanyak 578 penyelam tersebut berhasil bergandengan tangan tanpa terputus selama lebih dari 7 menit di laut biru itu.

Sebelum penyelaman, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang turut hadir pada kegiatan tersebut memberikan dukungan semangat. Pada sesi sambutan, Tito mengatakan bahwa sebanyak 2.400 penyelam ikut berpartisipasi dalam Sail Bunaken tahun 2009.

“Hari ini lebih kurang 3.100. Mudah-mudahan bisa kita pecahkan rekor ini,” kata Tito.

zonautara.com
Situasi persiapan penyelaman di pantai kawasan Megamas Manado.(Foto: Humas Polda Sulut)

Selain rekor penyelam terbanyak, imbuh Tito, akan dipecahkan pula rekor pembentangan bendera terbesar di bawah air. Dalam hal ini Bendera Merah Putih.

“Nanti juga kita lanjutkan Upacara Bendera 17 Agustus, sebentar lagi kita rayakan. Kita sudah rayakan duluan di sini, di bawah laut dalam bentuk upacara. Tentu juga ini akan kita viralkan,” tegas Kapolri.

Ia mengucapkan terima kasih dan selamat karena sebelumnya sudah pecahkan rekor Longest Human Chains Underwater. Tito berharap, dengan dengan dipecahkannya dua rekor lainnya, nama Indonesia, Manado, dan Bunaken bisa semakin mendunia sehingga bisa lebih mendongkrak pariwisata dan menambah investasi di Indonesia.

Welcome to the Indonesia. Welcome to the Manado. Salah satu destinasi pariwisata yang berkelas internasional. Mudah-mudahan upaya kita memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia bukan hanya di Sulawesi Utara dan Manado. Semoga Tuhan Yang Maha-Kuasa memberi kelancaran bagi upaya kita ini. Selamat berjuang,” ujar Tito.

Editor: Rahadih Gedoan

Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com