Connect with us

Zona Tomohon

Kolongan Satu Usung Tema Pelayanan Publik di Pawai Pembangunan 2018

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Kehadiran Mal Pelayanan Publik (MPP) Wale Kabasaran yang merupakan terobosan dari Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman dan Wakil Wali Kota (Wawali) Syerly A Sompotan nampaknya memicu jajarannya untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Salah satunya Kelurahan Kolongan Satu, Kecamatan Tomohon Tengah. Guna memberikan pelayanan yang terbaik selayaknya di MPP Wale Kabasaran, Kelurahan Kolongan yang dinahkodai Kepala Kelurahan (Lurah) Jones A Mait ini pun mulai membangun kantor pelayanan publik di kelurahan yang dipimpinnya tersebut.

Konsep ini pun yang kemudian ditampilkan Mait dan jajarannya dalam helatan Pawai Pembangunan dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (RI) ke-73, Rabu (15/8/2018).

Minaiatur Wale Kabasaran. (Foto: zonautara.com/Christo Senduk)

Di mana, dalam pawai tersebut, Kelurahan Kolongan Satu menampilkan miniatur MPP Wale Kabasaran, yang menjadi acuan untuk pengembangan kantor pelayanan publik di kantor yang terletak di wilayah pusat pemerintahan itu.

“Pelayanan publik memang menjadi prioritas bagi kami di Kelurahan Kolongan Satu. Sehingga, kami saat ini tengah berupaya untuk membangun fasilitas yang representatif bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan di kantor Kelurahan Kolongan Satu, selayaknya di Mal Pelayanan Publik Wale Kabasaran,” ungkap mantan Lurah Kelurahan Kolongan ini.

Dia berharap, jika fasilitas publik tersebut sudah selesai dibangun, seluruh pelayanan masyarakat di kelurahannya itu bisa lebih mudah tanpa meninggalkan kesan buruk bagi masyarakat yang melakukan pengurusan administrasi.

“Hal ini merupakan tindak lanjut dari program Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota, dalam hal pelayanan publik. Kami mohon dukungan dari semua pihak agar kantor pelayanan publik di Kelurahan Kolongan Satu bisa secepatnya selesai dan manfaatnya bisa dirasakan juga oleh masyarakat Kota Tomohon, khususnya di Kelurahan Kolongan Satu,” pungkasnya.

Diketahui, selain menampilkan miniatur MPP Wale Kabasaran, dalam pawai pembangunan yang mengambil start dari Stadion Parasamya Walian dan finish di pusat kota tersebut, Kelurahan Kolongan Satu pun turut menampilkan potensi dari para Ibu-ibu anggota TP-PKK yang dipimpin langsung Ketua Yuliana Asaad.

 

Editor : Christo Senduk

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ZONA DAERAH

Pemkot Tomohon jaring ASN Teladan 2019

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon mulai melakukan penjaringan atau seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) Teladan tahun 2019.

Seleksi tersebut pun dilaksanakan di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tomohon, Senin (15/7/2019).

Wali Kota Tomohon melalui Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) H V Lolowang saat membuka kegiatan mengatakan, aparatur pemerintah memegang peranan yang sangat menentukan dalam penyelenggaraan proses pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan.

Karena itu, kata dia, dibutuhkan insan aparatur yang profesional, loyal, berdedikasi, berdisiplin, taat aturan, berwawasan luas, memiliki kompetensi, serta mampu menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang berkembang secara dinamis.

“Seperti upaya Pemerintah Kota Tomohon dalam menata birokrasi ke arah yang lebih baik. Melalui seleksi ASN Teladan yang bertujuan untuk membentuk sosok ASN yang memiliki ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta setia pada NKRI, Pancasila dan UUD 1945, serta berpengetahuan, beretika yang baik, cerdas, terampil, disiplin dan bertanggung jawab, sehingga dapat dijadikan panutan atau teladan dalam masyarakat,” ujarnya.

Dia pun berharap, para peserta seleksi kiranya dapat mengikuti tahapan-tahapan seleksi ASN Teladan dengan baik sesuai dengan tugas yang diemban masing-masing.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Daniel E Pontonuwu menjelaskan, ada 17 orang dari utusan 10 perangkat daerah yang ikut dalam seleksi ini.

“Mereka dibagi empat kategori, yakni pejabat administrasi negara yang tidak ada peserta. Pejabat pengawas sebanyak delapan orang peserta. Jabatan fungsional umum golongan III sebanyak empat peserta dan jabatan fungsional umum sebanyak lima peserta,” katanya.

Daa menambahkan, seleksi tersebut akan  berlangsung 8 hingga 31 Juli 2019,

“Hadiah bagi ASN Teladan, yakni sertifikat dan studi banding ke luar daerah,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com