Connect with us

Hukum dan Kriminal

KPN: Nilai-nilai Pancasila Harus Terus Ditumbuhkan

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com – Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Manado

Lukman Bachmid menegaskan, Pancasila sebagai ideologi bangsa merupakan harga mati yang harus tetap dijaga dan dipertahankan.

“Karena itu, nilai-nilai Pancasila harus terus menerus ditumbuhkan dan menjadi dasar kita dalam bernegara,” kata Bachmid melalui Juru Bicara PN Manado Hakim Vincentius Banar usai upacara tersebut.

Sekadar informasi, KPN Lukman Bachmid menjadi inspektur upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor PN Manado, Senin (1/10/2018) kemarin. Upacara ini diikuti oleh jajaran PN Manado.

Di sisi lain, Banar juga menyampaikan rasa duka mendalam atas bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Semoga korban meninggal tidak bertambah lagi dan yang hilang bisa ditemukan dengan selamat,” harap Banar.

Banar juga mengapresiasi langkah komunitas Jurnalis Meja Hijau (JMH) yang turut menggalang dana untuk memberi bantuan kepada korban bencana.

“Ini sejalan juga dengan Mahkamah Agung (MA) yang menggalang dana bantuan,” tandasnya. (K-02)

 

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Hukum dan Kriminal

Imbas kerusuhan di Lapas Manado, ada narapidana meninggal

Kerusuhan terjadi pada Sabtu, 11 April 2020.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satu warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Manado meninggal dunia imbas kerusuhan yang terjadi pada Sabtu (11/4/2020).

Belum diketahui apakah narapidana tersebut meninggal saat sedang terjadi kerusuhan atau ketika dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulut, Lumaksono saat ditanyakan tentang kejadian tersebut tidak mengelak.

“Tapi kita belum bisa memastikan penyebab kematiannya, apakah karena sedang sakit atau akibat kekerasan,” ujar Lumaksono, Minggu (12/4) saat dikonfirmasi wartawan.

Narapidana yang dimaksud bernama Edgar Atnas, berusia 39 tahun, warga negara Filipina dengan kasus pidana perlindungan anak.

“Kita juga akan memastikan apakah dia warga negara asing atau sudah menjadi warga negara Indonesia,” jelas Lumaksono.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com