Connect with us

Zona Bitung

Waskito-Lomban Resmikan Rumah Doa Oikumene Filemon

Published

on

BITUNG, ZONAUTARA.com – Wali Kota Bitung Maxmiliaan J Lomban bersama Wakil Wali Kota (Wawali) Maurits Mantiri, menghadiri Ibadah Syukur Pentahbisan Rumah Doa Oikumene “Filemon” Bintal Kristen Polres Bitung, yang terletak di Asrama Polisi Kelurahan Pinokalan, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Kamis (11/10/2018).

Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito turut hadir dalam pentahbisan rumah doa tersebut. Kapolda didampingi Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting bersama Lomban pun menandatangani prasasti peresmian gedung, serta menggunting pita tanda dibukanya Rumah Doa Oikumene “Filemon”.

Dalam sambutannya Lomban mengaku bersyukur bisa ditahbiskannya Rumah Doa Oikumene “Filemon” tersebut.

“Tempat ini nantinya kata Pak Kapolres dapat digunakan oleh semua umat Kristiani. Hal ini tentunya merupakan suatu inovasi positif dan kami sebagai Pemerintah Kota Bitung akan memberikan dukungan atas Rumah Doa ini,” ujar Lomban.

Sementara itu, Wawali Mantiri mengatakan, bahwa lewat Rumah Doa ini, diharapkan dapat menjadi tempat bagi jemaat untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan sebagai bagian dari bangsa yang religius.

Kegiatan ini pun turut dihadiri Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM, Perwakilan Gereja Katolik, Perwakilan Gereja GPDI, Asisten I Sekprov Sulawesi Utara, Forkopimda, Pemuka Agama dan jajaran Pemerintah Kota Bitung.

 

Peliput : Gary Kaligis
Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Bitung

Basarnas Manado lakukan operasi SAR cari pemetik kelapa yang tersesat

Korban ditemukan setelah dua hari tersesat.

Bagikan !

Published

on

Korban sedang dirawat usai ditemukan. (Foto: Humas Basarnas Manado)

BITUNG, ZONAUTARA.COM — Basarnas Manado melakukan operasi SAR terhadap seorang pemetik kelapa yang tersesat dan dilaporkan hilang di hutan Dua Sodara, Bitung.

Laporan orang hilang tersebut diterima Kantor Basarnas Manado pada Minggu (3/5/2020) dan langsung terjun ke lokasi pencarian.

Seorang pemetik kelapa bernama Sintinuwo Salamate, 54 tahun turun dari rumah dan berangkat kerja pada Jumat (1/5) sekitar pukul 06.00 WITA. Sebagaimana biasanya dia melaporkan kepada pemilik kebun untuk bekerja pada pukul 07.00 WITA.

Namun sejak Jumat pagi itu, keberadaan dirinya tidak diketahui, hingga laporan masuk ke Basarnas Manado.

“Sampai di lokasi, kami langsung berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan keluarga korban serta teman kerja korban,” ujar staf Humas Basarnas Manado, Feri Arianto, Minggu (3/5).

Basarnas Manado juga bekerjasama dengan beberapa pihak seperti TNI, Polri, pemerintah setempat serta keluarga korban, saat menyisir jalan setapak yang sering dilalui korban.

“Korban baru sekitar seminggu bekerja sebagai pemetik kelapa. Diperkirakan korban belum hafal lokasi kebun kelapa, kemudian tersesat saat dalam perjalanan,” jelas Feri.

Saat tiba di lokasi, Tim Gabungan menemukan alat pemanjat kelapa yang ditinggal. Tim membagi tiga kelompok pencari dan menyisir area sekitar lokasi yang dicurigai.

Pada pukul 11.000 WITA, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat tidak jauh dari lokasi tempatnya bekerja.

Tim Gabungan melakukan pencarian orang hilang di hutan Dua Sudara, Bitung. (Foto: Humas Basarnas Manado)

“Menurut korban dia memang salah ambil jalur dan tersesat. Dirinya sempat bertemu dengan orang yang pergi ke kebun,” kata Feri.

Selama tersesat, korban mengandalkan makanan dari perbekalan yang dibawanya sejak hari Jumat, dan terus berjalan selama dua hari sampai perbekalan habis.

“Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Manembo Nembo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, karena kondisinya mengalami dehidrasi berat. Kepala Kantor Basarnas Manado Suhir Sinaga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang sudah terlibat dalam pencarian korban,” ujar Feri.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com